Pemda Usulkan Kapal Cepat ke Kemenhub, Penyeberangan dari Padang Bai ke Gili Terawangan

Pemerintah Daerah Karangasem mengusulkan pengadaan 1 unit kapal cepat tujuan Padang Bai - Gili Terawangan

Pemda Usulkan Kapal Cepat ke Kemenhub, Penyeberangan dari Padang Bai ke Gili Terawangan
Istimewa
(Ilustrasi. Foto tidak terkait berita) Kapal cepat Srikandi yang menghubungkan Banyuwangi-Bali. Pemda Usulkan Kapal Cepat ke Kemenhub, Penyeberangan dari Padang Bai ke Gili Terawangan 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Pemerintah Daerah Karangasem mengusulkan pengadaan 1 unit kapal cepat tujuan Padang Bai, Kecamatan Manggis menuju Gili Terawangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Kepala Bapelitbangda Karangasem, I Made Sujana Erawan menjelaskan, usulan diajukan sejak tahun 2018 tapi belum ada respons dari pusat.

"Tahun 2019 kembali diusulkan. Nominalnya sekitar Rp 7 miliar," kata Made Sujana Erawan, Senin (20/5/2019) siang.

Pemerintah mengusulkan kapal cepat untuk transportasi menuju Gili Terawangan, mengingat jumlah wisatawan yang berkunjung ke Gili Terawangan mencapai ribuan orang per hari.

Kapal cepat juga bisa dipakai untuk mengevakuasi jika ada bencana.

Baca: Gendo Heran Dokumen RZWP3K Belum Jadi, Tapi Izin Proyek Sudah Sudah Ada

Baca: Saksikan Live Streaming PSM Makassar vs Semen Padang Malam Ini Pukul 21.30 Wita

Kapal cepat yang diusulkan berkapasitas 250 orang.

Pihaknya berharap Kemenhub bisa merealisasikan usulan tersebut, sehingga bisa broperasi.

Untuk pengelola kemungkinan sementara akan diserahkan ke Dinas Perhubungan (Dishub), hingga BUMD terbentuk.

"Pengelolanya Dishub untuk sementara. Kalau sudah BUMD terbentuk, nanti akan dilimpahkan ke BUMD. Pemerintah akan beri penyertaan modal. BUMD yang dibentuk yakni PT Karangasem Sejahtera, sekarang masih dibahas," tambah Sujana Erawan.

Ditambahkan, pemda Karangasem melalui Dinas Kelautan dan Perikanan juga mengusulkan pengadaan kapal untuk tangkap ikan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Baca: Pementasan Tunggal Drama Musikal ‘Pang Balang Tamak’ Ajang Unjuk Gigi Disabilitas Tunanetra Denpasar

Baca: BREAKING NEWS: Facebook Walikota Denpasar Rai Mantra Dihack, Mohon Perhatikan Ini

Usulan diajukan tahun 2018 sebanyak 4 unit, namun sampai sekarang belum direspons Kementerian Kelautan.

"Rencananya kapal tangkap ikan diberikan ke kelompok nelayan di Karangasem. Tahun 2019 belum tahu apa akan diusulkan atau tidak," tambah Sujana Erawan.

Usulan ini bertujuan untuk meningkatkan hasil tangkapan para nelayan di Karangasem.

Untuk diketahui, usulan pengadaan kapal tangkap ikan ini untuk mengakomodir nelayan di empat kecamatan di Karangasem.

Diantaranya Kecamatan Manggis, Kecamatan Karangasem, Kecamatan Abang, dan Kubu dengan panjang pantai cukup luas.(*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved