WIKI BALI

TRIBUN WIKI: Berikut 6 Bukti Toleransi Antarumat Beragama di Bali

Toleransi baik antarumat beragama maupun antaretnis di Bali sangat kental. Hal ini pun semakin terlihat saat ada upacara keagamaan.

TRIBUN WIKI: Berikut 6 Bukti Toleransi Antarumat Beragama di Bali
Tribun Bali/Irma Yudistirani
Puja Mandala tempat beribadah semua agama yang berlokasi di satu tempat di Nusa Dua, Badung, Bali, Sabtu (4/10/2014). 

"Bapak Sunarso yang memiliki ide menggunakan arsitektur Bali, dan renovasi ini selesai tahun 1996," katanya.

Untuk pembangunan masjid ini didatangkan kayu jati dari Jepara.

Sesampainya di Bali, kayu tersebut diukir oleh tukang asli Bali.

"Tukangnya semua dari Bali, tak ada yang dari Jawa. Kayu-kayu yang didatangkan dari Jawa juga diukir di Bali oleh orng Bali semua," katanya.

Menurut Darmuji, pembangunan masjid menggunakan arsitektur Bali ini untuk menjaga keberagaman yang ada di Bali.

Juga untuk mempererat hubungan persaudaraan antara umat Muslim dan Hindu yang ada di Bali khususnya di Denpasar Timur dan sekitarnya.

"Kenapa tidak gaya Turki atau Arab, karena di nusantara sudah punya budaya yang luas. Kami melakukan adaptasi lingkungan antara umat Muslim dan Hindu yang ada di Bali. Budaya dan seni tidak akan luntur, pasti akan diingat oleh anak cucu walaupun yang buat sudah meningal," imbuhnya.

Baca: Jaya Negara Hadiri Buka Puasa Bersama di Mushola Al-Rahman, Ajak Warga Jaga Kerukunan Umat Beragama

Baca: Miliki Aristektur Unik, Mesjid di Denpasar Ini Tunjukkan Indahnya Keragaman

Hingga saat ini, anggota dari Yayasan Al Hikmah Hasanah yang mengelola masjid ini 375 KK.

Anggotanya tersebar di wilayah Denpasar Timutr dan Batubulan, Gianyar.

Sementara jemaah yang melakukan persembahyangan di masjid ini juga semakin bertambah, hingga menurut Darmuji sudah melebihi kapasitas.

Halaman
1234
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved