Mantan Danjen Kopassus Tersangka Senjata Ilegal, Mayjen (Purn) Soenarko Huni Rutan Militer Guntur

Kali ini polisi menangkap dan menahan Mayjen (Purn) Soenarko, mantan Danjen Kopassus terkait tuduhan senjata gelap dari Aceh dan makar.

Mantan Danjen Kopassus Tersangka Senjata Ilegal, Mayjen (Purn) Soenarko Huni Rutan Militer Guntur
Tribunnews.com/Vincentius Jyestha
Eks Danjen Kopassus, Mayjend (Purn) Soenarko. 

Menurutnya, penegakkan hukum terhadap Soenarko merupakan bukti aparat tidak pandang bulu. Wiranto berharap kasus ini tak dikaitkan dengan politik atau Pemilu 2019.

"Siapapun yang melanggar hukum ada hukum yang kita tegakan," kata Wiranto.

Sebelumnya, Soenarko dilaporkan oleh pengacara Humisar atas tuduhan makar, dibuktikan melalui berbagai rekaman video yang beredar.

Selain Soenarko, ada seorang anggota TNI aktif, Praka BP, yang ikut dituduh terlibat dalam kasus senjata ilegal itu.

Praka BP juga ditahan di Rutan Militer Guntur.

Beberapa hari sebelumnya, Kepala Staf Presiden Moeldoko mengungkapkan ada upaya penyelundupan senjata yang diduga untuk mengacaukan situasi saat aksi 22 Mei 2019 bertepatan dengan penetapan hasil Pilpres oleh KPU RI.

Menurutnya, kelompok penyelundup ini ditangkap dan senjatanya sudah diamankan.

Moeldoko menyebut, penyelundupan senjata ini sangat besar kemungkinan dilakukan untuk menciptakan tindakan-tindakan anarkis dan adu domba antara massa aksi dengan aparat TNI-Polri.

"Tuduhannya, ujung-ujungnya adalah pemerintah. Ujung-ujungnya TNI-Polri menjadi korban tuduhan," jelas Moeldoko saat ditemui di Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin lalu.

Menurut Moeldoko, sejumlah senjata yang diselundupkan antara lain senjata api berperedam dan senjata untuk penembak runduk.

Halaman
123
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved