Diincar Sejak SD, Ini 'Senjata' Sang Kakak Ipar Perkosa Korban hingga 15 Kali

Kepala Polres magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengungkapkan, pelaku sudah mengincar korban sejak kelas 4 SD.

Diincar Sejak SD, Ini 'Senjata' Sang Kakak Ipar Perkosa Korban hingga 15 Kali
tangkap layar tribunnews
Ilustrasi korban perkosaan (foto tak terkait berita) 

Diincar Sejak SD, Pria Ini Ambil Foto Syur Diam-diam untuk 'Senjata', Korban Pun Dicabuli hingga 15 Kali

TRIBUN-BALI.COM - Pria asal magelang HY (33), ditangkap polisi karena kasus pencabulan terhadap adik iparnya sebanyak 15 kali.

Dikutip dari Kompas.com, HY melakukan tindakan tersebut sejak 2016 hingga 2017.

HY sempat mengancam korban akan menyebar foto korban tanpa busana di ponselnya.

Namun HY sempat mengelak ke polisi.

“Saya enggak ngancam, dia dulunya foto di kamar. Terus saya bilang, 'kita kan sama-sama mau tapi kalau kamu ngomong, mudah-mudahan aku tidak nyebari foto, tapi kalau kamu ngomong ya bisa terjadi aku nyebarin foto kamu',” ucap HY di hadapan polisi, Selasa (21/5/2019).

HY merayu korban hendak dicabuli sejak kelas 2 SMP dengan ancaman pelaku.

Kepala Polres magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengungkapkan, pelaku sudah mengincar korban sejak kelas 4 SD.

Baca: Ditolak Hubungan Badan, Ari Cekik Korban Hingga Tewas, Mayatnya Baru Diperkosa di Kebun Ubi

Baca: Harga Lencana DPRD Tabanan Rp 15 Juta per Anggota, Berbahan Emas 22 Karat Seberat 25 Gram

Baca: Mengaku Dibayar Rp 6 Juta Untuk Serang Markas Brimob, Siapa Mereka?

“Dari korban kelas 4 SD sudah diincar, kemudian melakukan pendekatan terhadap yang bersangkutan,“ kata Yudi, dalam gelar perkara di mapolres setempat, Selasa (21/5/2019).

Perbuatan HY terbongkar ketika korban hendak masuk pondok.

Korban kemudian menceritakan perilaku bejat pelaku ke kedua orangtuanya.

Pelaku memotret tubuh korban saat telanjang dan mengunakannya sebagai ancaman.

“Tersangka ini sempat melarikan diri ke Kalimantan dengan alasan kerja. Kemudian tahun ini 2019 kembali ke Magelang, ada informasi kepada kami dan kami lakukan penangkapan,” ujar Yudi.

Yudi menegaskan, HY terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun. (*)

(Tribun-video.com / Kompas.com)

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved