Nelayan Pesisir Bugbug Tolak Pengerukan Pasir, Penggali Membandel Meski Dapat Peringatan

Satpol PP Karangasem mengancam menindak penggali pasir ilegal di pesisir Pantai Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem karena para penggali pasir membandel

Nelayan Pesisir Bugbug Tolak Pengerukan Pasir, Penggali Membandel Meski Dapat Peringatan
Tribun Bali/Saiful Rohim
Warga melihat tumpukan pasir dan batu di Pesisir Pantai Bugbug, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Satpol PP Karangasem mengancam menindak penggali pasir ilegal di pesisir Pantai Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem.

Langkah ini diambil lantaran para penggali pasir tersebut masih membandel.

Kepala Satpol PP Kaarangasem, I Ketut Wage Saputra menjelaskan, sudah beberapa kali petugas melakukan pendekatan.

Namun para penggali ilegal tersebut tak menggubris. Mereka tetap menggali secara sembunyi-sembunyi.

Aktivitas warga mengali pasir di pesisir Pantai Bugbug dapat penolakan dari nelayan sekitar.

Menurut nelayan, pengerukan tersebut mengikis lahan parkiran jukung nelayan. Akibatnya banyak jukung para nelayan rusak dihantam gelombang.

"Nelayan dan warga yang tinggal dekat pantai juga meminta agar penggali pasir segera ditindak. Kalau dibiarkan khawatir abrasi semakin menjadi-jadi," ujar Wage, Rabu (22/5/2019).

Pihaknya mengaku sudah bersurat ke penggali melalui aparat desa. Akan tetapi tak ada niatan berhenti dari para penggali. Ia berjanji akan melakukan tindakan tegas jika penggali tetap mengeksploitasi pasir di pesisir.

Masyarakat yang mencari penghidupan dari menggali pasir dan batu di pesisir dinilai telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2013 terkait larangan menggali pasir di pantai.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP Provinsi Bali trkait ini.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved