Status Siaga Satu, Polda: Situasi Bali Masih Aman dan Kondusif

Polda Bali menetapkan status siaga satu di internal Polda Bali yang berlaku sejak 21 hingga 25 Mei 2019 mendatang

Status Siaga Satu, Polda: Situasi Bali Masih Aman dan Kondusif
Istimewa
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian (kanan) tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu, (10/10/2018). Kapolri disambut oleh Kapolda Bali, Irjen Pol. Petrus R. Golose (kiri) bersama Pangdam IX Udayana dan Para Pejabat utama Polda Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Polda Bali menetapkan status siaga satu di internal Polda Bali yang berlaku sejak 21 hingga 25 Mei mendatang.

Sejumlah kegiatan pengamanan ini dilakukan pascapleno rekapitulasi suara Pemilu 2019 oleh KPU RI yang diumumkan pada Selasa 21 Mei 2019 dini hari.

Penetapan status siaga satu ini sesuai perintah dari Surat Telegram Kapolri Jenderal Tito Karnavian kepada seluruh jajaran Polda se-Indonesia bernomor 281/V/OPS.1.1.1/2019, dan ditandatangani oleh Asisten Kapolri bidang Operasi Irjen Pol Martuani Sormin serta diedarkan pada Senin (20/5/2019).

"Terhitung mulai tanggal 21 sampai tanggal 25, kita lakukan siaga satu dalam rangka ikut mengamankan tahap inti pengumuman Pemilu 2019 tingkat pusat," ungkap Kabid Humas Polda Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja saat dikonfirmasi, Kamis (23/05/2019).

Baca: Bachdim In, Spaso Out! Simon Panggil 25 Pemain Pilihan Terbaru, TC Jelang Dua Laga Uji Coba Timnas

Baca: From Zero to Hero! Yabes Roni Cetak Gol Spektakuler untuk Fans Bali United

Kombes Hengky menambahkan, Personel Polda Bali serta jajaran tetap melaksanakan patroli untuk mencegah masalah yang berpotensi merusak kondusifitas keamanan di Provinsi Bali.

"Kita lakukan patroli dengan menggunakan kendaraan roda dua dan empat," imbuhnya.

Ia juga menyampaikan pasca peristiwa di Jakarta kemarin dan malam tadi, sampai saat ini situasi keamanan di Bali aman dan kondusif.

"Keamanan di Bali hingga saat ini masih tetap kondusif dan aktivitas masyarakat berlangsung sepeti biasa," tegas Kombes Hengky.

Ia juga menambahkan, pihaknya telah melakukan razia stasioner dalam upaya pencegahan kemungkinan masuknya benda-benda berbahaya seperti senjata tajam atau bahan peledak.

Baca: 62 Pedagang Ikut Cerdas Cermat dan Yel-yel di Pasar Badung, Rai Iswara: Asah Intelektual Pedagang

Baca: Gara-Gara Celana Melorot, Kameramen Kompas TV Saat Aksi Kerusuhan Massa 22 Mei Ini Viral di Medsos

Selain itu, upaya pendekatan dialogis kepada tokoh masyarakat Bali agar dapat ikut membantu menyejukkan dan menjaga kondusivitas wilayah Bali.

"Sambang dialogis kepada tokoh masyarakat, tokoh agama kita lakukan dengan harapan semua bisa bersinergi menyejukkan situasi di masyarakat pasca pleno rekapitulasi hasil Pemilu Nasional 2019 oleh KPU RI kemarin," ucapnya.

Sejumlah titik yang dinilai vital seperti Kantor Bawaslu Provinsi Bali dan KPU Provinsi Bali juga masih dilakukan pengamanan oleh personel yang terlibat Operasi Mantap Brata.

Kombes Hengky mengimbau masyarakat Bali untuk tetap tenang dan menjaga keamanan dan ketenteraman di Pulau Bali.

Jika pun ada pihak yang tidak puas dengan hasil Pemilu nanti, agar menyalurkan aspirasinya kepada pihak terkait melalui jalur yang sudah disediakan.

"Polda Bali siap memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat Bali," tuturnya. (*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved