Target Perbaikan Jalan 5,6 Kilometer, Tekan Angka Kecelakaan di Jalur Tengkorak

Menjelang arus mudik Lebaran 2019 pemerintah melaksanakan penambalan jalan di beberapa titik Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk

Target Perbaikan Jalan 5,6 Kilometer, Tekan Angka Kecelakaan di Jalur Tengkorak
Istimewa/Polres Tabanan
JALAN RUSAK - Satlantas Polres Tabanan saat memeriksa jalan berlubang ruas jalan Denpasar Gilimanuk di Kabupaten Tabanan, Selasa (21/5/2019). Target Perbaikan Jalan 5,6 Kilometer, Tekan Angka Kecelakaan di Jalur Tengkorak 

Target Perbaikan Jalan 5,6 Kilometer, Tekan Angka Kecelakaan di Jalur Tengkorak

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk kerap disebut 'Jalur tengkorak'.

Dalam setahun, terdata ratusan pengendara yang terlibat kecelakaan bahkan hingga mengakibatkan puluhan korban jiwa.

Terlebih lagi saat arus mudik Lebaran, arus lalu lintas di jalur ini akan meningkat karena menjadi jalur sentral untuk pengendara yang berasal dari luar Bali khususnya Jawa.

Untuk tahun ini, menjelang arus mudik Lebaran 2019 pemerintah melaksanakan penambalan jalan di beberapa titik untuk jalan berlubang dan bergelombang.

Setidaknya target penambalan tahun 2019 ini untuk jalan di Gilimanuk hingga Kota Tabanan sepanjang 5,6 kilometer.

Baca: Grand Prize Honda Scoopy Diundi Minggu Ini, Yuk Ikut Program Digital and Device Exhibition Telkomsel

Baca: Siswa Kerjakan Soal Pakai HP, SMK Pariwisata Dalung Terapkan Ujian Berbasis Android

Selain pemerintah, penambalan jalan juga diatensi langsung oleh jajaran polisi Polres Tabanan.

Penambalan jalan dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakan laulintas saat arus mudik berlangsung.

“Sudah beberapa kali kami lakukan surveui untuk beberapa ruas jalan yang ada di sepanjang Kabupaten Tabanan. sehingga, dengan dilakukan perbaikan kecelakaan lalu lintas di jalur ini bisa ditekan kedepannya,” ujar Kanit Dikyasa Satlantas Polres Tabanan, Ipda I Ketut Mardika Yana, Rabu (22/5/2019).

Mardika mengatakan, perbaikan jalan dilkukan di dua kecamatan ujung barat yakni Selemadeg dan Selemadeg Barat.

Baca: Cerita di Balik Brimob yang Video Call Anak saat Aksi 22 Mei, Kini Ditawari Liburan ke Bali Gratis

Baca: Siang Kepanasan, Hujan Kebanjiran! Tak Punya Biaya Bangun Rumah, 3 KK Tinggal Berdesakan di Tenda

Dan khususnya di Desa Selabih sudah dilakukan perbaikan dengan panjang 800 meter.

“Ada juga yang di Selabih sudah diaspal. Panjangnya sekitar 800 meter,” tandasnya.

Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) 1 Titik 2 Satker Wilayah 1 Provinsi Bali BPJN VIII Surabaya, Grace Agustina mengungkapkan, ruas jalan di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk khususnya wilayah I dari Cekik, Melaya, Jembrana hingga Kota Tabanan yang rusak akan dilakukan perbaikan berupa penambalan dan lainnya, dengan target panjang sekitar 5,6 kilometer dengan anggaran paket long segment untuk tahun 2019 sebesar Rp 26 miliar.

"Penambalan juga dilakukan ketika ada ditemukan rusak, jadi tidak hanya dilakukan saat jelang arus mudik saja. Dan khusus yang berlubang sudah kami lakukan penambalan baik itu di daerah Tabanan maupun Jembrana, karena dua wilayah tersebut masuk wilayah I," jelas Grace. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved