5 Kali Jambret di Lokasi Berbeda, Komang Agus Diringkus Polda Bali Saat Beraksi

Tim Resmob Polda Bali berhasil menangkap pelaku jambret yang beraksi 5 kali di 4 TKP berbeda

5 Kali Jambret di Lokasi Berbeda, Komang Agus Diringkus Polda Bali Saat Beraksi
Polda Bali
Tersangka jambret di empat TKP berbeda diamankan Polda Bali. 5 Kali Jambret di Lokasi Berbeda, Komang Agus Diringkus Polda Bali Saat Beraksi 

5 Kali Jambret di Lokasi Berbeda, Komang Agus Diringkus Polda Bali Saat Beraksi

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tim Resmob Polda Bali berhasil menangkap pelaku jambret, Kamis (23/5/2019) kemarin sekitar pukul 21.00 Wita.

Berdasar pada Laporan Polisi Nomor : LP-B/07/I/Res.1.8/2019/Bali/Resta/Polsek Dentim, 4 Januari 2019 lalu, diketahui tempat beraksi tersangka di Jalan Jepun, tepatnya depan SMPN 3 Denpasar.

Tersangka yang beridentitas I Komang Agus Tina (26) berhasil diamankan Polda Bali diduga saat melaksanakan aksinya sekitar pukul 06.00 Wita lalu.

Tersangka yang beralamat di Banjar Tenganan Dauh Tukad, Desa Tenganan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem Bali ditangkap di pinggir Jalan Letda Made Putra Kayu Mas, Denpasar timur.

Ditreskrimum Polda Bali Kombes Pol Andi Fairan membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Kronologi awal pengamanan, kata Fairan, tim Resmob melakukan penyelidikan di seputaran Karangasem dan Denpasar, selanjutnya pada hari Kamis (23/5/2019) pukul 21.00 Wita pelaku berhasil diamankan.

Baca: Transfer Pemain Real Madrid, Vicente del Bosque Lebih Memilih Mbappe daripada Neymar

Baca: Ibu Muda Cekik Bayinya Hingga Tewas di Jalan Bisma Legian, Sempat dengar Tangisan Bayi di Toilet

"Dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatanya telah melakukan jambret sebanyak 5 kali dengan empat lokasi berbeda," kata Fairan.

"Ada empat lokasi, 1 lokasi dilakukan dua kali. TKP Jalan Jepun dengan hasil jambret 1 buah HP Oppo F1, uang Rp 3,5 juta dan surat berharga. Kemudian TKP Jalan Bukit Tunggal dilakukan dua kali aksi. Hasilnya mendapat anting-anting 2 pasang, uang Rp 800 ribu dan mata uang asing $2. Lalu, TKP Jalan Kepundung dengan hasil uang Rp 1 juta dan TKP Jalan Letda Reta meraup hasil Rp 1,5 juta," jelas Fairan rinci.

Laporan polisi tertanggal 4 Januari 2019 lalu itu, penjambretan dilakukan di depan SMPN 3 Denpasar yang korbannya bernama Ketut Warti.

Fairan menceritakan, awalnya korban berniat ke pasar membeli barang kebutuhan rumah tangga, namun di Jalan Jepun, ia dipepet oleh orang tak dikenal dan merampas barang berharga miliknya.

Baca: Indonesia Berduka, Perenang Legendaris Ini Meninggal Dunia di Amerika Serikat

Baca: Robi Navicula Puasa Plastik Sekali Pakai Selama Bulan Suci Ramadan

"Modusnya ini pelaku mengambil paksa atau merampas barang milik korban. Sekira pukul 06.00 Wita, korban melintas di Jalan Jepun dengan tujuan ke pasar untuk membeli barang-barang keperluan rumah tangga, saat itu korban dipepet oleh orang tidak dikenal dan menarik tas korban, lalu pelaku langsung kabur," terangnya.

Kesemuanya, beber Fairan, kerugian materil mencapai Rp 10 juta.

Adapun barang bukti yang disita ialah 1 buah HP merk Oppo F1 warna gold, 1 buah HP merek Oppo A37 warna gold, 1 unit SPM Honda Beat warna hitam nomor polisi DK 2741 AX, 1 lembar STNK an Kamaludin, 1 buah kunci SPM Honda Beat. 1 buah helm merek Scoopy warna putih.

Kemudian, mata uang asing 2 USD, dua pasang anting, 1 buah cincin, sepasang sepatu merek Wakai warna abu-abu, 1 buah kemeja warna putih merek Naky, 1 buah baju switer warna hitam, 1 buah jelana jeans warna biru dongker.

Atas perbuatan pelaku, pasal yang dipersangkakan yakni 365 KUHP. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved