8 Negara Terbitkan Travel Advice Gara-gara Kerusuhan 22 Mei, Industri Pariwisata Paling Terpukul

8 Negara Terbitkan Travel Advice Gara-gara Kerusuhan 22 Mei, Industri Pariwisata Paling Terpukul

8 Negara Terbitkan Travel Advice Gara-gara Kerusuhan 22 Mei, Industri Pariwisata Paling Terpukul
ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
Bentrok antara polisi dan massa aksi di Jalan KS Tubun, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Bentok terjadi setelah massa dipukul mundur dari kericuhan di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA -- Menyusul adanya kerusuhan pada 21 dan 22 Mei di ibu kota Indonesia, Jakarta, ada delapan negara menerbitkan travel advice atau peringatan perjalanan.

Imbauan resmi dari negara-negara tersebut dibenarkan oleh Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata Guntur Sakti saat dihubungi Tribunnews.com, Jumat (25/5/2019).

Delapan negara tersebut adalah Amerika, Inggris, Kanada, dan Australia.

Kemudian, empat diantaranya di ASEAN, yakni Filipina, Malaysia, Singapura, dan Thailand.

"Iya ada 8 negara mengeluarkan imbauan tersebut," kata Guntur.

Diketahui, negara pertama yang mengeluarkan imbauan tersebut adalah Amerika Serikat.

Melalui Kedutaan Besarnya di Indonesia, Negara Paman Sam itu mengeluarkan Security Alertnya bahkan seminggu menjelang aksi 22 Mei atau tepat pada 17 Mei 2019.

Lalu disusul Inggris, Kanada, dan Australia serta 4 negara di ASEAN itu

"Kita prihatin dan industri pariwisata paling terpukul oleh situasi yang sedang terjadi di Jakarta, saat ini. Kita doakan semoga situasi ibu kota segera normal, aparat keamanan segera mengendalikan, aktivitas masyarakat dan bisnis segera pulih," ungkap Guntur.

Mabes Polri Tunggu Hasil Investigasi Terkait Kematian Korban Aksi 22 Mei

Halaman
12
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved