Cinta Terhalang Takdir, Parsini Tewas di Saluran Irigasi Saat Belajar Naik Motor, Ini Kisahnya

Impiannya bersanding di pelaminan justru harus tergantikan dengan bendera putih bertuliskan "Innanilahi Wainailaihi Rojiu'un.

Cinta Terhalang Takdir, Parsini Tewas di Saluran Irigasi Saat Belajar Naik Motor, Ini Kisahnya
Permata Putra Sejati/Tribun Jateng
Suasana ketika evakuasi jasad Parsini, Wanita asal Banyumas yang Tercebur di Sungai Irigasi pada Kamis (23/5/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUMAS - Cinta terhalang takdir mungkin inilah kalimat yang tepat menggambarkan kisah pilu Parsini (30) warga RT 1 RW 2 Desa Petarangan, Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Impiannya bersanding di pelaminan justru harus tergantikan dengan bendera putih bertuliskan "Innanilahi Wainailaihi Rojiu'un.

Bukan suka cita pernikahan yang dirasakan melainkan duka mendalam yang mesti ditanggung.

Berulang kali Salem (65) ibunda dari Parsini menyeka air mata ketika harus bercerita tentang kisah putrinya tersebut.

Seperti layaknya calon pengantin baru, Salem menceritakan jika segala macam persiapan menikahkan putrinya sudah selesai semua.

Akan tetapi, takdir telah berkata lain, Parsini mengalami nasib nahas yang tidak pernah keluarga bayangkan.

Cerita bermula pada Kamis, (23/5/2019).

Salem seperti biasa berencana berangkat menuju ke sawah.

Pada pukul 05.00 WIB dia sudah bersiap-siap berangkat.

Namun pada hari itu, Parsini menawarkan untuk mengantarnya ke sawah menggunakan sepeda motor barunya.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved