Lakukan Pencurian Berkedok sebagai Anggota Polisi, Dua WN Iran Dituntut 5 Bulan Penjara

Duo makelar mobil asal Iran, Shiraziniya Azad (53), dan Shirazi Nia Hossein (41) dituntut pidana penjara selama lima bulan oleh jaksa penuntut umum

Lakukan Pencurian Berkedok sebagai Anggota Polisi, Dua WN Iran Dituntut 5 Bulan Penjara
Tribun Bali/Putu Candra
Shiraziniya Azad dan Shirazi Nia Hossein (keduanya mengenakan kemeja putih) saat menjalani sidang tuntutan di PN Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Duo makelar mobil asal Iran, Shiraziniya Azad (53), dan Shirazi Nia Hossein (41) dituntut pidana penjara selama lima bulan oleh jaksa penuntut umum (JPU) I Gede Agus Suraharta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pada Kamis (23/5/2019).

Keduanya dinilai bersalah melakukan tindak pidana pencurian berkedok sebagai anggota polisi.

Sebagaimana dipaparkan dalam surat tuntutan jaksa, keduanya dinyatakan telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian dalam keadaan yang memberatkan.

Shiraziniya Azad dan Shirazi Nia Hossein pun dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP.

"Menuntut, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Shiraziniya Azad dan Shirazi Nia Hossein dengan pidana penjara masing-masing selama lima bulan, dikurangi selama para terdakwa berada dalam tahanan sementara. Dengan perintah tetap ditahan," tegas Jaksa Agus Suraharta di hadapan majelis hakim yang diketuai IGN Partha Bargawa.

Pula sebagai pertimbangan mengajukan tuntutan, jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung ini mengurai hal memberatkan dan meringankan.

Baca: Beli Hewan Ini di Pasar Burung Satria Denpasar, Bule Rusia Tak Bisa Pulang ke Negaranya

Baca: Kisah Mengharukan Saat Anak Beruang Diselamatkan Relawan Dari Pohon Setinggi 21 Meter

Hal memberatkan, perbuatan para terdakwa dapat meresahkan masyarakat.

Hal meringankan, para terdakwa baru kali ini berurusan dengan hukum. Keduanya adalah tulang punggung keluarga dan sudah memberi ganti rugi kepada korban Long Zhihong.

Terhadap tuntutan jaksa, para terdakwa yang didampingi tim penasihat hukum, Iswahyudi dkk langsung menyampaikan pembelaan secara lisan.

Pada intinya mereka memohon kepada majelis hakim agar kedua terdakwa dijatuhi hukuman seringan-ringannya.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved