Bali Paradise

Nusa Dua Light Festival & Bali Blues Festival 2019 Bakal Digelar Selama 46 Hari di Nusa Dua

Festival lampion terbesar dan satu-satunya di Bali ini kembali akan digelar di Pulau Peninsula, The Nusa Dua

Nusa Dua Light Festival & Bali Blues Festival 2019 Bakal Digelar Selama 46 Hari di Nusa Dua
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana press conference Bali Nusa Dua Light Festival dan Bali Blues Festival 2019 yang disampaikan oleh Manajemen The Nusa Dua selaku pengelola Kawasan ITDC. Nusa Dua Light Festival & Bali Blues Festival 2019 Bakal Digelar Selama 46 Hari di Nusa Dua 

NDLF diselenggarakan oleh ITDC bekerjasama dengan Taman Pelangi, perusahan swasta yang bergerak di bidang penyelengara event seperti Festival of Light di Yogyakarta, Banyuwangi, Medan Solo dan Semarang.  

Sedangkan BBF diselenggarakan ITDC bekerjasama dengan Pregina Art Showbiz, event organizer di Bali yang telah berpengalaman menyelenggarakan festival sejenis seperti Sanur Village Festival.

Kegiatan annual event NDLF dan BBF 2019 didukung oleh pemerintah Kabupaten Badung, pemerintah Provinsi Bali dan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, untuk mempromosikan Bali dan The Nusa Dua khususnya.  

Tahun sebelumnya, NDLF meraup rata-rata 3.300 pengunjung per hari atau total 130 ribu pengunjung dalam satu kali penyelenggaraan. 

Baca: 6 Anggota Polda Bali yang BKO ke Jakarta Alami Luka-luka Akibat Lemparan Batu hingga Petasan

Baca: Pungutan Wisman 10 Dolar Melalui Tiket Pesawat Tersendat, Pemprov Bali Upayakan Jalan Lain

Selama 46 hari pelaksanaannya, NDLF 2019 dibuka untuk pengunjung pukul 16.00 – 22.00 Wita setiap harinya, dengan dua kelompok harga tiket masuk.  

Harga tiket masuk untuk wisatawan domestik adalah Rp 30 ribu (tiket harian atau weekdays) dan Rp 35 ribu (serta Sabtu – Minggu atau weekend, dan libur nasional).  

Sedangkan harga tiket masuk untuk wisatawan asing adalah Rp 75 ribu (weekdays) dan Rp 100 ribu (weekend serta libur nasional).

Di dalam area NDLF akan dikenakan tiket permainan antara Rp 10 ribu sampai Rp 25 ribu menurut jenis permainan.

Permainan Helikopter Mini, Kereta Mini, Rumah Balon & Rumah Kelinci aman untuk anak-anak usia tiga tahun keatas, sedangkan permainan Euro Bungee dan Trampolin hanya boleh dimainkan anak-anak minimal usia enam tahun.

Baca: Tandang Rasa Kandang, Bali United vs Persija Jakarta Rencananya Digelar di Stadion Dipta

Baca: Daftar Sekolah Lewat Jalur Prestasi Harus Penuhi Syarat Ini, PPDB 2019 Dibuka Juni Mendatang

Selain berbagai pilihan permainan anak-anak, tersedia juga bermacam stan makanan dan minuman.

Halaman
123
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved