Ramadan 2019

Paparaja Kebanjiran Orderan Kerajinan Unta Jelang Lebaran

Hari Raya Idul Fitri membawa berkah, tak terkecuali bagi para perajin hiasan dari gabus atau styrofoam

Paparaja Kebanjiran Orderan Kerajinan Unta Jelang Lebaran
Tribun Bali/Rizal Fanany
Toni Nappoe memproduksi pernak-pernik Lebaran di Jalan Arjuna, Denpasar, Jumat (24/5/2019). Menjelang hari raya Idul Fitri permintaan pernak-pernik lebaran mengalami peningkatan. Paparaja Kebanjiran Orderan Kerajinan Unta Jelang Lebaran 

Paparaja Kebanjiran Orderan Kerajinan Unta Jelang Lebaran

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hari Raya Idul Fitri membawa berkah, tak terkecuali bagi para perajin.

Seperti halnya Tony 'Paparaja' Nappoe (36), yang sehari-hari menggeluti kerajinan hiasan dari gabus atau styrofoam di Jalan Arjuna, Denpasar.

Pria asal Kupang, Nusa Tenggara Timur ini mengaku mulai kebanjiran pesanan sejak awal bulan Ramadan.

"'Iya sejak masuk bulan puasa kemarin rame pesenan. Lanjut sampai pesanan hari Idul Fitri,'' akunya kepada Tribun Bali.

Baca: Koster Berencana Bangun Jalur Kereta Api dari Bandara ke Destinasi Pariwisata, Setuju?

Baca: Miliki 50 Butir Ekstasi dan 5 Paket Sabu-sabu, Oknum Ojol Divonis 10 Tahun Penjara

Saat Tribun Bali berkunjung, Tony tengah menyelesaikan garapan miniatur unta setinggi 1 meter.

Toni Nappoe memproduksi pernak-pernik Lebaran di Jalan Arjuna, Denpasar, Jumat (24/5/2019). Menjelang hari raya Idul Fitri permintaan pernak-pernik lebaran mengalami peningkatan.
Toni Nappoe memproduksi pernak-pernik Lebaran di Jalan Arjuna, Denpasar, Jumat (24/5/2019). Menjelang hari raya Idul Fitri permintaan pernak-pernik lebaran mengalami peningkatan. (Tribun Bali/Rizal Fanany)

Hingga saat ini, ia sudah menerima pesanan hingga lima kali lipat jika dibanding dengan hari-hari biasa.

''Total ada sekitar 48 pesanan sejak bulan puasa kemarin,'' katanya.

Tak hanya unta, ia juga banyak memproduksi pernak-pernik lebaran lain seperti bedug, pohon kurma, masjid, bintang dan aksesori lain.

Baca: Saksikan Live Streaming Barito Putera vs Madura United Pukul 20.30 WIB Malam Ini

Baca: Transfer Pemain, Zidane Minta Real Madrid Mendatangkan Pemain Ini

Untuk harganya bervariatif tergantung tingkat kesulitan, ukuran dan bahan-bahan yang dipakai.

Toni Nappoe memproduksi pernak-pernik Lebaran di Jalan Arjuna, Denpasar, Jumat (24/5/2019). Menjelang hari raya Idul Fitri permintaan pernak-pernik lebaran mengalami peningkatan.
Toni Nappoe memproduksi pernak-pernik Lebaran di Jalan Arjuna, Denpasar, Jumat (24/5/2019). Menjelang hari raya Idul Fitri permintaan pernak-pernik lebaran mengalami peningkatan. (Tribun Bali/Rizal Fanany)

Untuk bentuk unta dengan estimasi tinggi 1 meter dibanderol dengan harga Rp 4 Juta.

''Ya rata-rata kisaran harga 3-5 Juta tergantung ukuran dan kerumitannya. Semakin rumit, ya semakin mahal, sebanding lah sama kualitas," jaminnya.

Sementara, untuk waktu penggarapannya juga bervariasi, membutuhkan kira-kira 3-5 hari.

"Kalau hiasan ukuran kecil bisa selesai sekitar 1-3 hari saja,'' akunya. (*)

Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved