Pedagang yang Dagangannya Dibakar Perusuh Aksi 22 Mei Ungkap Fakta ini Pada Jokowi

Pedagang yang Dagangannya Dibakar Perusuh Aksi 22 Mei Ungkap Fakta ini Pada Jokowi

Pedagang yang Dagangannya Dibakar Perusuh Aksi 22 Mei Ungkap Fakta ini Pada Jokowi
KOMPAS.com/Fabian Januarius Kuwado
Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (24/5/2019) sore, menerima dua pedagang kelontong yang menjadi korban rusuh 22 Mei 2019 lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA- Presiden Joko Widodo, Jumat (24/5/2019) sore, menerima dua pedagang kelontong yang menjadi korban kerusuhan massa, Rabu (22/5/2019) lalu.

Dua pedagang itu bernama Abdul Rajab (60) dan Ismail (68).

Rajab berdagang di Jalan Wahid Hasyim.

Sementara, Ismail berdagang di persimpangan antara Jalan Agus Salim dengan Jalan Wahid Hasyim.

Pengamatan Kompas.com, keduanya mendatangi Istana sekitar pukul 15.45 WIB.

Sekitar lima menit kemudian, keduanya pun diterima Presiden Jokowi di Ruangan Jepara.

"Siap, Pak Presiden," Rajab menyapa pertama.

Ia bersikap hormat ke arah Jokowi, kemudian menyalaminya. Ismail yang berhadapan dengan Jokowi setelahnya menyapa, "selamat sore, Pak," lalu bersalaman.

Presiden Jokowi bertanya bagaimana kronologis hancurnya barang dagangan oleh massa.

"Bukannya itu jauh ya dari massa?" tanya Jokowi.

Keduanya menjelaskan secara runut kronologis kejadiannya.

Pada intinya, barang dagangannya tiba-tiba diinstruksikan oleh seorang oknum demonstrans untuk dibakar.

Pertemuan dilanjutkan secara tertutup.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno turut hadir dalam pertemuan itu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dagangan Dibakar Massa, Ismail dan Rajab Diundang ke Istana"

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved