Rindu Akan Kebebasan, Ida Bagus Putu Purwa Hadirkan 23 Karya pada Pameran 'Awak'

ARTOTEL Sanur-Bali kembali berkolaborasi dengan seniman dari Pulau Dewata Bali.

Rindu Akan Kebebasan, Ida Bagus Putu Purwa Hadirkan 23 Karya pada Pameran 'Awak'
Tribun Bali/Karsiani Putri
Ida Bagus Putu Purwa pada Kamis (23/5/2019) di ARTOTEL Sanur-Bali, Jalan Kusuma Sari No 1, Sanur, Bali 

Laporan wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - ARTOTEL Sanur-Bali kembali berkolaborasi dengan seniman dari Pulau Dewata Bali.

Kali ini, seniman yang digandeng adalah Ida Bagus Putu Purwa yang menampilkan 23 karyanya.

Ida Bagus Putu Purwa mempersembahkan pameran lukisan yang diberinya judul 'Awak'.

Baca: Angkat Kisah Hidup Seniman Bali Nyoman Wenten, Film Karya Livi Zheng Masuk Nominasi Oscar

Pameran ini dikuratori oleh Windi Salomo, Art Direcror ARTOTEL Group yang dibuka pada Kamis (23/5/2019) dan akan dipamerkan sampai dengan 30 Juni 2019.

Ida Bagus Putu Purwa menuturkan bahwa ini merupakan pameran ketujuh yang pernah Ia gelar.

Baca: Pameran Lukisan Lintas Generasi Kawitan

Baca: Tidak Hanya Bahasa dan Sastra, Penyuluh Bahasa Bali juga Diharapkan Menguasai Seni Budaya

Pameran kali ini mengangkat berbagai pose laki-laki yang tengah menggeliat dan ingin membebaskan diri.

"Semua orang ingin membebaskan diri dan memiliki takaran kebebasan dirinya masing-masing. Menggeliat dan berjuang untuk membebaskan diri seperti ada musuh dalam diri yang ingin dilawan dan dikeluarkan," ujarnya pada Kamis (23/5/2019) di ARTOTEL Sanur-Bali, Jalan Kusuma Sari No 1, Sanur, Bali.

Konsep karya seni Ida Bagus Putu Purwa diwujudkan melalui pencarian kebebasan yang berkesinambungan dan lukisan-lukisannya berbicara tentang tubuh manusia dalam pencarian sejati dan kerinduannya akan kebebasan.

Di sini ia menyadari bahwa keberadaan atau hak-hak yang dimiliki oleh setiap orang telah diberikan kepada mereka sejak lahir.

Baca: Banyak Anak Hobi Main Gadget, Istri Gubernur Bali Minta Orangtua Aktif Kenalkan Seni Pada Buah Hati

Pria lulusan Institut Seni Indonesia Denpasar ini menyebutkan bahwa baginya kanvas merupakan sebagai media untuk dirinya curhat dan melukis adalah sebagai penyaluran untuk melepaskan segala beban yang ia miliki.

General Mangaer ARTOTEL Sanur-Bali, Goya A. Mahmud menyebutkan bahwa kolaborasi antara pihaknya dan Ida Bagus Putu Purwa merupakan suatu kebanggan karena dapat kembali bekerja sama dengan salah satu seniman lokal tanah air terutama dari daerah Sanur, Bali.

"Kami berharap pameran tunggal ini dapat dinikmati oleh para pecinta seni kontemporer Indonesia yang berada di Bali dan khususnya para tamu Hotel ARTOTEL Sanur-Bali," ungkapnya. (*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved