Breaking News:

Beberapa Kelainan Diderita Keluarga Kerajaan Akibat Perkawinan Sedarah, Termasuk Cleopatra

Perkawinan sedarah adalah hal yang terlarang di setiap kebudayaan manusia dengan sejumlah pengecualian yang sangat terbatas.

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Kolase GridID
Kelainan di keluarga kerajaan akibat pernikahan sedarah 

Charles II dari Spanyol menderita kelainan karena perkawinan sedarah orangtuanya.

Produk dari garis panjang perkawinan Habsburg (ayah dan ibu adalah paman dan keponakan), melahirkan Charles II yang dijuluki "The Bewitched".

Dia memiliki apa yang disebut Habsburg Jaw atau Habsburg Lip, ditandai oleh lidah yang besar, kurang gigitan, rahang bawah yang menonjol, dan bibir bawah yang tebal.

Secara teknis, kelainan bentuk ini dikenal sebagai prognathisme mandibula. Lidahnya membuatnya sulit tetap berada di dalam mulut dan menyebabkan air liur yang berlebihan.

Raja juga mengalami keterlambatan perkembangan yang parah. Dia disusui sampai dia berusia lima tahun, dan tidak pernah menerima pendidikan formal apa pun.

Bicaranya ditunda sampai ia berusia empat tahun, dan ia tidak bisa berjalan sampai usia delapan tahun.

Bahkan sebagai orang dewasa, komunikasinya teredam dan sulit dipahami.

Baca: 6 Hal yang Terjadi di Keluarga Kerajaan Inggris Tapi Tak Banyak Yang Tahu, Termasuk Kecemburuan

Baca: Prasasti Masa Kerajaan Udayana Sampai Jayapangus Beirsi Batas Desa hingga Nama Pejabat

Dia juga impoten, sehingga ketidakmampuannya untuk bereproduksi mengakhiri kekuasaan Habsburg pada mahkota Spanyol ketika raja meninggal pada usia 39 tahun 1700.

Dinasti Habsburg telah melakukan kawin sedarah begitu lama sehingga salah satu leluhur Charles, Joanna dari Castille, muncul di pohon keluarganya sebanyak 14 kali.

Bahkan, Charles I lebih inbrida daripada seharusnya jika orangtuanya adalah kakak dan adik.

Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved