Beberapa Kelainan Diderita Keluarga Kerajaan Akibat Perkawinan Sedarah, Termasuk Cleopatra

Perkawinan sedarah adalah hal yang terlarang di setiap kebudayaan manusia dengan sejumlah pengecualian yang sangat terbatas.

Kolase GridID
Kelainan di keluarga kerajaan akibat pernikahan sedarah 

Raja juga mengalami keterlambatan perkembangan yang parah. Dia disusui sampai dia berusia lima tahun, dan tidak pernah menerima pendidikan formal apa pun.

Bicaranya ditunda sampai ia berusia empat tahun, dan ia tidak bisa berjalan sampai usia delapan tahun.

Bahkan sebagai orang dewasa, komunikasinya teredam dan sulit dipahami.

Baca: 6 Hal yang Terjadi di Keluarga Kerajaan Inggris Tapi Tak Banyak Yang Tahu, Termasuk Kecemburuan

Baca: Prasasti Masa Kerajaan Udayana Sampai Jayapangus Beirsi Batas Desa hingga Nama Pejabat

Dia juga impoten, sehingga ketidakmampuannya untuk bereproduksi mengakhiri kekuasaan Habsburg pada mahkota Spanyol ketika raja meninggal pada usia 39 tahun 1700.

Dinasti Habsburg telah melakukan kawin sedarah begitu lama sehingga salah satu leluhur Charles, Joanna dari Castille, muncul di pohon keluarganya sebanyak 14 kali.

Bahkan, Charles I lebih inbrida daripada seharusnya jika orangtuanya adalah kakak dan adik.

2. Raja Tutankhamun, menderita cacat tengkorak

Meskipun peninggalannya adalah sebagai firaun emas dari Mesir kuno, tes DNA terhadap mayat mumi Raja Tutankhamun menunjukkan bahwa penguasa Mesir ini sekitar tahun 1300 SM sebenarnya memiliki kelainan genetik dan bertubuh lemah.

Ini karena tradisi kerajaan Mesir yaitu saudara dan saudari yang menikahi seorang lelaki lain.

Raja Tutankhamun naik takhta pada usia 10 dan bertahan hanya sampai usia 19.

Dia kemungkinan memiliki langit-langit mulut sumbing, kaki bengkok, dan skoliosis, serta tengkorak memanjang dan cacat.

Dia mungkin membutuhkan tongkat untuk berjalan dan bukti menunjukkan dia menderita malaria karena sistem kekebalan yang lemah.

Firaun Mesir menghormati pernikahan saudara kandung, yang dipengaruhi oleh legenda bahwa dewa Osiris menikahi saudara perempuannya, Isis, untuk mempertahankan garis keturunan murni.

Bahkan ada contoh pernikahan "keponakan ganda" (didefinisikan sebagai ketika seorang pria menikahi seorang gadis yang merupakan keturunan dari saudara laki-laki dan perempuannya).

Baca: 23 Prasasti Buatan Tahun 844 Caka Era Kerajaan Ugrasena Diidentifikasi, Ungkap Informasi Ini

Baca: Prasasti Masa Kerajaan Udayana Sampai Jayapangus Beirsi Batas Desa hingga Nama Pejabat

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved