Dua Jurnalis Perempuan Ini Alami Persekusi Saat Meliput Aksi 22 Mei, Diselamatkan TNI

Dalam video yang dibagikan, tampak salah reporter TV swasta sedang melaporkan keadaan di Jatibaru, Jakarta Pusat.

Dua Jurnalis Perempuan Ini Alami Persekusi Saat Meliput Aksi 22 Mei, Diselamatkan TNI
instagram @intanbedisa
Jurnalis, reporter TV swasta ini mengalami persekusi saat liput Aksi 22 Mei, dihampiri dan diteriaki 'hoaks, hoaks' 

TRIBUN-BALI.COM -- Aksi 22 Mei kemarin ternyata menyisakan banyak kisah, terutama bagi para jurnalis yang sedang bertugas.

Seperti video yang dibagikan oleh salah seorang presenter berita televisi Inne Sudjono.

Dalam video yang dibagikan, tampak salah reporter TV swasta sedang melaporkan keadaan di Jatibaru, Jakarta Pusat.

"Massa masih berkumpul di lokasi ini. Jika tadi mereka berkumpul di atas, sekarang mereka bberkumpul di fly over," papar sang reporter dilansir TribunnewsBogor.com, Jumat (24/5/2019).

Namun tak berapa lama massa yang mengikuti Aksi 22 Mei ini menghampiri sang wanita.

Tak hanya menghampiri, massa itu langsung meneriakkan kata-kata 'Hoaks, hoaks'

reporter televisi swasta ceritakan persekusi yang dialami dirinya saat bertugas liput Aksi 22 Mei
reporter televisi swasta ceritakan persekusi yang dialami dirinya saat bertugas liput Aksi 22 Mei ((instagram intanbedisa))

Tak hanya lewat kata-kata, massa lantas menunjukkan jari tangan dan berusaha merebut kamera.

"Journalism can never be silent ! (jurnalis tak akan pernah bisa diam)," tulis Inne Sudjono.

Inne Sudjono pun menuliskan akun Instagram sang reporter dan kameramennya.

Ternyata, baik reporter maupun kameramennya ini adalah sama-sama perempuan.

Halaman
123
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved