Ikuti Run to Care Kedua Kalinya, Ibnu Jamil: Olahraganya Dapat, Berbaginya Dapat

Dari 300 tersebut, aktor Ibnu Jamil adalah salah pelari yang akan berjuang sampai garis finish di di Desa Bantas, Selemadeg, Tabanan

Ikuti Run to Care Kedua Kalinya, Ibnu Jamil: Olahraganya Dapat, Berbaginya Dapat
Tribun Bali/Meika Pestaria Tumanggor
Foto bersama Ibnu Jamil bersama panitia Run to Care 2019, usai konferensi pers di Hardrock cafe Bali, Jumat (24/3/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Bali/ Meika Pestaria Tumanggor

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Run to Care 2019 sepanjang 150 kilometer yang akan digelar pada 26-28 Juli 2019 diikuti 300 pelari se-Indonesia dan luar negeri.

Dari 300 tersebut, aktor Ibnu Jamil adalah salah pelari yang akan berjuang sampai garis finish di di Desa Bantas, Selemadeg, Tabanan.

Kepada awak media, Ibnu Jamil mengatakan keikutsertaannya dalam kegiatan ini, selain karena menyukai olahraga lari, ia juga ingin berbagi dengan anak-anak yang diasuh oleh SOS Children's Villages Indonesia.

"Jadi ikutan Run to Care ini senangnya dapat, olahraganya dapat, berbaginya dapat. Ini paket lengkap. Kita bisa hidup sehat, nggak cuma sekadar jasmani aja, tapi rohani kita juga sehat, fisik dan raga sehat semua," kata Ibnu Jamil.

Bagi Ibnu Jamil olahraga sangat berperan dalam menjaga kesehatan.

Baca: Ternyata Begini Cara Seorang Oprah Winfrey Atasi Kesepian

Baca: Klub Real Madrid Serius Tanggapi Lelucon Pochettino, Ada Apa Sebenarnya?

"Kenapa saya suka lari, karena saya suka olahraga. Kenapa berolahraga, karena saya ingin sehat. Kesehatan adalah hal yang paling berharga. Saya nggak mau saat tua nanti saya hanya bisa duduk di kursi roda dan merepotkan orang lain karena sakit-sakitan. Tetapi saya mau saat juga nanti masih bisa jalan-jalan, dan melakukan banyak hal. Maka kita harus menyayangi diri kita dan mengutama kesehatan," kata Ibnu Jamil.

Tahun 2018, Ibnu Jamil telah mengikuti Run to Care dan mampu berlari sepanjang 35 kilometer.

"Tahun ini saya kembali mengikuti Run to Care. Saya berada di kategori relay empat, dan akan menjadi pelari terakhir. Karena saya ingin ketemu langsung dengan anak-anak SOS saat tiba di garis finish," kata Ibnu Jamil saat konferensi pers di Hardrock cafe Bali, Jumat (24/5/2019).

"Tapi saya ada misi, suatu saat nanti saya akan punya medali yang 150 KM individu," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Meika Pestaria Tumanggor
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved