Mbah Arjo Meninggal di Usia 193 Tahun, Semasa Hidup Sering Puasa, 6 Hal Ini Mungkin Belum Kamu Tahu

Menurut Mbah Arjo, saat Bung Karno sering ritual di tempatnya dulu, kondisinya masih hutan belantara, bahkan masih banyak binatang buas.

Mbah Arjo Meninggal di Usia 193 Tahun, Semasa Hidup Sering Puasa, 6 Hal Ini Mungkin Belum Kamu Tahu
Tribun Jatim
Mbah Arjo Meninggal di Usia 193 Tahun, Semasa Hidup Sering Puasa, 6 Hal Ini Mungkin Belum Kamu Tahu 

TRIBUN-BALI.COM - Mbah Arjo, orang yang panjang umur.

Mbah Arjo disebut lahir tahun 1825, dan meninggal tahun 2019.

Mbah Arjo, warga Dusun Sukomulyo, Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, menjadi perbincangan warganet akhir-akhir ini.

Berdasar informasi yang dihimpun Kompas.com, Mbah Arjo meninggal dunia pada hari Selasa (21/5/2019) saat usianya 193 tahun.

Setahun lalu, Tribunjatim pernah menemui Mbah Arjo di rumahnya.

Saat itu, dirinya menceritakan pengalamannya saat menemani Presiden Soekarno melakukan ritual.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Sesuai data kelurahan, Mbah Arjo lahir tahun 1825

Meski tak ada bukti tertulis atau kesaksian orang lain, Mbah Arjo mengklaim usianya sudah 200 tahun lebih.

Namun, sesuai data di balai desanya, Mbah Arjo tercatat kelahiran 1825. Hal itu dijelaskan oleh Widodo, Kades Gadungan.

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved