Theresa May Mundur, Begini Rumit dan Alotnya Pertarungan Merebut Kursi PM Inggris

Perdana Menteri Inggris Theresa May pada Jumat (24/5/2019) mengumumkan pengunduran dirinya terhitung mulai 7 Juni 2019.

Theresa May Mundur, Begini Rumit dan Alotnya Pertarungan Merebut Kursi PM Inggris
CHRIS RATCLIFFE / AFP
Pemimpin Partai Konservatif Theresa May dicum suaminya Philip John May, setelah memberikan keterangan kepada para jurnalis di pintu masuk Istana Westminster, London. 

Theresa May Mundur, Begini Rumit dan Alotnya Pertarungan Merebut Kursi PM Inggris

TRIBUN-BALI.COM, LONDON - Perdana Menteri Inggris Theresa May pada Jumat (24/5/2019) mengumumkan pengunduran dirinya terhitung mulai 7 Juni 2019.

May mundur sebagai pemimpin Partai Konservatif dan telah menetapkan ajang untuk pertarungan kepemimpinan partainya.

Pemimpin Konservatif yang baru secara resmi akan ditunjuk sebagai perdana menteri oleh Ratu Elizabeth II.

Diwartakan AFP, pemilihan pemimpin Partai Konservatif biasanya dipenuhi dengan tikungan, belokan, dan aksi menusuk dari belakang.

Lalu seperti apa proses penentuan PM Inggris? Tahap proses May akan tetap menjabat sebagai perdana menteri sampai seorang pengganti dipilih.

Baca: Simic is Back! Langsung Nyetel dengan Persija dan Cetak Gol, Begini Tanggapan Teco

Baca: Kabar Duka dari Puncak Everest, Sepuluh Orang Pendaki Tewas Gara-gara Ini

Nominasi untuk calon penerusnya akan ditutup pada pekan yang dimulai pada 10 Juni 2019.

Ada dua tahapan dalam kontes pemilihan PM yang harus diakhiri sebelum liburan musim panas pada 20 Juli 2019.

Tahap pertama, 313 anggota parlemen Konservatif harus menyusutkan jumlah calon menjadi dua orang melalui pemilihan dalam sejumlah babak putaran.

Kandidat terbawah akan tereleminasi. Tahap kedua akan melibatkan puluhan ribu anggota partai akar rumput memilih pemenang dalam pemungutan suara rahasia.

Halaman
123
Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved