Breaking News:

Berita Banyuwangi

Ulama dan Umara Banyuwangi Serukan Jaga Kedamaian Pasca Pemilu 2019

Para ulama dan umara (pemimpin) di Banyuwangi menyerukan untuk menjaga kedamaian pasca pemilu 2019

Surya/Haorrahman
Peringatan Nuzulul Quran yang digelar oleh PC Nadlatul Ulama Banyuwangi di PP Al-Falah, Siliragung, Jumat (24/5/2019). 

Perbedaan pilihan politik sudah harus diakhiri.

"Tak ada lagi 01, tak ada lagi 02. Yang ada 03, yakni Persatuan Indonesia," tegasnya.

Dalam buka bersama keluarga besar PCNU Banyuwangi itu, tak kurang dihadiri seribu orang.

Mulai dari Pengurus Majelis Wakil Cabang, Pengurus Ranting dan badan otonom. Mulai dari Muslimat, Fatayat, GP Ansor, IPNU, IPPNU, Pagar Nusa dan Banser.

Baca: Gerindra Sebut Pihaknya Tengah Menginvestigasi Terkait Ambulans Berisi Batu di Lokasi Kerusuhan

Baca: Demografi Paralel dengan Adat dan Budaya, FKUB Usulkan Pendatang Lebih dari 20 Persen agar Diseleksi

Para kiai yang hadir antara lain Rais Syuriyah KH Zainullah Marwan, KH Abdul Ghofar, KH Muwafiq Amir, KH Abdullah Mukhtar, KH.

Masruchin Aba Hidayat, KH Achmad Siddiq, dan puluhan ulama lainnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Banyuwangi KH Ali Makki Zaini mengatakan polemik tentang hasil pemilu cukup diproses melalui jalur hukum yang telah diatur perundang-undangan.

"Soal pemilu dan pilpres sudah selesai. Kita serahkan saja pada yang berwenang," kata KH. Ali Makki.

Ali Makki juga menyerukan ke sejumlah kiai dan tokoh NU se Kabupaten Banyuwangi untuk menjadi aktor rekonsiliator di daerahnya masing-masing.

"Yang sebelumnya konflik karena pemilu, mulai sekarang harus akur kembali," imbuhnya. (haorrahman)

Editor: Irma Budiarti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved