Waspada Penipuan Pungutan Fogging DBD, Oknum Mengatasnamakan Dinkes Pungut Dana hingga Rp 350 Ribu

Penipuan ini berkedok pungutan dana untuk program abatisasi pembasmian demam berdarah dari Dinas Kesehatan Kota Denpasar

Waspada Penipuan Pungutan Fogging DBD, Oknum Mengatasnamakan Dinkes Pungut Dana hingga Rp 350 Ribu
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Petugas Dinas Kesehatan dibantu personel TNI tampak mulai melakukam fogging di seputaran Jalan Hassanudin, Semarapura, Sabtu (19/1/2019). Waspada Penipuan Pungutan Fogging DBD, Oknum Mengatasnamakan Dinkes Pungut Dana hingga Rp 350 Ribu 

Waspada Penipuan Pungutan Fogging DBD, Oknum Mengatasnamakan Dinkes Pungut Dana hingga Rp 350 Ribu

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Warga Denpasar kembali diresahkan penipuan pungutan dana mengatasnamakan petugas pemerintahan.

Terbaru, penipuan kali ini berkedok pungutan dana untuk program abatisasi pembasmian demam berdarah dari Dinas Kesehatan Kota Denpasar.

Tak tanggung-tanggung, pungutan yang diminta mencapai Rp 350 Ribu.

Kepala Dinkes Kota Denpasar, dr Luh Putu Sri Armini saat dikonfirmasi terkait hal ini membantah jika pihaknya menerapkan biaya untuk program abatisasi.

''Tidak, dari kami tidak pernah minta iuran untuk program abatisasi,'' sergahnya.

Baca: Terjebak di Dalam Sumur 37 Jam, Kakek 70 Tahun Ini Makan Kodok & Minum Air Kotor Demi Bertahan Hidup

Baca: Desa Adat Berperan Penting Dalam Menghilangkan Stigma dan Diskriminasi Terhadap Pengidap HIV/AIDS

Berdasarkan informasi yang diterima, aksi pungutan liar ini juga pernah ditemui sekira 4-5 tahun silam.

Saat itu, kasus demam berdarah dengue marak terjadi.

Umumnya, pelaku menyasar wilayah perumahan dan toko yang kebanyakan warganya bukan orang asli banjar setempat.

Dalam aksinya itu, total biaya sebanyak Rp 350 ribu ini termasuk biaya penyemprotan atau fogging selama sebulan sekali selama satu tahun.

Halaman
12
Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved