1.444 Penyandang Disabilitas Diproyeksi untuk Mandiri, Dilatih Sesuai Kemampuan di Berbagai Bidang

Di Jembrana terdata 1.444 penyandang disabilitas yang hidup di lingkungan keluarga, baik tunanetra, fisik, tunarungu, tunawicara atau cacat ganda

1.444 Penyandang Disabilitas Diproyeksi untuk Mandiri, Dilatih Sesuai Kemampuan di Berbagai Bidang
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Penjaringan atau pendataan warga disabilitas di Jembrana oleh Dinsos Bali di wantilan sebelah Kantor Perbekel Candikusuma, Senin (27/5/2019). 1.444 Penyandang Disabilitas Diproyeksi untuk Mandiri, Dilatih Sesuai Kemampuan di Berbagai Bidang 

1.444 Penyandang Disabilitas Diproyeksi untuk Mandiri, Dilatih Sesuai Kemampuan di Berbagai Bidang

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Penyandang disabilitas di Indonesia, khususnya Jembrana masih kurang mendapat perhatian ditengah masyarakat.

Khususnya di Jembrana, terdata sekitar 1.444 penyandang disabilitas yang hidup di lingkungan keluarga, baik penyandang tunanetra, fisik, tunarungu, tunawicara atau cacat ganda.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali, Dewa Gede Mahendra Putra, menyatakan, kunjungannya ke Jembrana tepatnya di wantilan Kantor Perbekel Candikusuma sebagai kegiatan UPSK (Unit Pelayanan Sosial Keliling) Dinsos Bali.

Disini pihaknya akan menyaring atau menjaring pelayanan terapi terhadap penyandang disabilitas.

Kemudian, ada kegiatan psikologis dan pendataan warga disabilitas.

"Karena memang mereka (penyandang disabilitas) lebih dekat kepada orangtua, jadi kita ikutkan orangtua. Kemudian, kita bentuk pelayanan. Misalkan, tunarungu wicara, ada pelatihannya. Entah menjahit atau potong rambut," ucapnya, Senin (27/5/2019).

Dewa Mahendra menyebut, usai pelatihan, output-nya adalah memberikan mereka pekerjaan melalui kelompok-kelompok.

Baca: Hidung dan Kaca Pesawat Airbus Pecah Setelah Terjang Badai Es, Begini Nasib Penumpang

Baca: Raup Omzet Hingga Puluhan Juta, Bahrul Umum Banjir Orderan Pernak-pernik Lebaran

Namun terpenting adalah modal awal bagi mereka.

Sebab, ketika lapangan pekerjaan ada, namun tidak ada keahlian, itu akan menjadi PR lagi di kemudian hari.

Halaman
123
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved