Cuit Kabar Bohong Mustofa Nahrawardaya Ditangkap Dini Hari di Rumahnya, Ini Kronologinya Versi Istri

Kicauan Mustofa Nahrawardaya, koordinator Relawan IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, di Twitter berbuntut penangkapan.

Cuit Kabar Bohong Mustofa Nahrawardaya Ditangkap Dini Hari di Rumahnya, Ini Kronologinya Versi Istri
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN/Devina Halim
Kolase Koordinator Relawan IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mustofa Nahrawardaya dan istrinya, Cathy Ahadianti. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA -- Kicauan Mustofa Nahrawardaya, koordinator Relawan IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, di Twitter berbuntut penangkapan. 

Dalam cuitan itu Mustofa Nahrawardaya menyebut soal remaja bernama Harun (15) yang tewas setelah dianiaya sejumlah anggota Brimob di halaman Masjid Al Huda, Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta. 

Informasi tersebut ternyata merupakan berita palsu alias hoax karena orang yang jadi bulan-bulanan anggota Brimob di halaman Masjid Al-Huda ternyata bernama Andri Bibir (30). 

Pada saat ini Andri Bibir menjadi tersangka dan ditahan di Polda Metro Jaya terkait kerusuhan 21-22 Mei 2019. 

Cathy Ahadianti, istri dari Mustofa Nahrawardaya, menceritakan kronologi penangkapan suaminya, pada Minggu (26/5/2019) dini hari.

Mustofa ditangkap oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, karena diduga melontarkan ujaran kebencian berdasarkan SARA dan/atau menyebarkan hoaks melalui Twitter.

Cathy mengatakan bahwa ia dan Mustofa baru pulang ke rumah sekitar pukul 02.00 dini hari.

Kala itu, Mustofa baru selesai mengisi acara pengajian untuk itikaf di daerah Tebet, Jakarta Selatan.

Kemudian, sekitar pukul 03.00 WIB, bel di rumahnya berdering secara terus-menerus.

Ketika Mustofa membuka pintu, terlihat beberapa orang beserta Ketua RT setempat.

Halaman
1234
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved