Gigitan Anjing Positif Rabies Makin Marak, Ketersediaan VAR dan SAR di Klungkung Kian Menipis

Gigitan anjing positif semakin marak di Klungkung dalam rentang seminggu terakhir, kondisi ini membuat stok VAR dan SAR kian menipis

Gigitan Anjing Positif Rabies Makin Marak, Ketersediaan VAR dan SAR di Klungkung Kian Menipis
kompas.com
vaksin rabies 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Gigitan anjing positif semakin marak di Klungkung dalam rentang seminggu terakhir, kondisi ini membuat stok VAR (Vaksin Anti Rabies) dan SAR (Serum Anti Rabies) kian menipis.

Hingga Senin (27/5/2019), stok VAR di Klungkung hanya sebanyak 395 vial. Sementara stok SAR hanya 19 vial.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Dinas Kesehatan Klungkung I Wayan Kariana menjelaskan, stok VAR 395 vial dan 19 vial SAR.

Khususnya SAR, stok dengan 2 ml tersisa 14 vial dan 20 ml tersisa 5 vial.

Semuanya didistribusikan ke 9 puskesmas di Klungkung, termasuk di RS Pratama Nusa Penida.

Jumlah ini pun tidak bisa diprediksi sampai kapan bertahan, tergantung jumlah kasus gigitan hewan penular rabies.

Baca: Pemandu Lagu ini Viral, Beri Bintang 1 pada Driver Online Setelah Diantar, Sang Driver Dipecat

Baca: Tak Main-main, Perusuh 22 Mei Target Habisi 5 Tokoh ini, Rumah Target Telah Disurvei

"Dengan 394 vial itu, tidak bisa prediksi sampai kapan bertahan, tergantung kasus gigitan HPR. Semakin banyak gigitan, semakin boros pula," jelas Kariana

VAR biasanya diberikan kepada setiap warga yang tergigit hewan penular rabies seperti anjing, kucing, atau kera.

Sementara SAR (serum anti rabies) hanya diberikan kepada warga dengan giggitan beresiko tinggi seperti tangan, pundak, maupun wajah.

"Kuncinya ada di Bidang Keswan. Semakin bisa menekan angka gigitan HPR, maka semakin mampu kami menenekan kebutuhan VAR maupun SAR," jelasnya

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved