Merokok Sembarangan, 6 Orang Ini Didenda Rp 150 Ribu

Walaupun sudah ada Perda tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di tempat umum, namun masih ada saja yang melakukan pelanggaran

Merokok Sembarangan, 6 Orang Ini Didenda Rp 150 Ribu
Satpol PP
Pelaksanaan sidang tipiring di Banjar Wangaya Kaja, jalan Kartini, Denpasar, Senin (27/5/2019). Merokok Sembarangan, 6 Orang Ini Didenda Rp 150 Ribu 

Merokok Sembarangan, 6 Orang Ini Didenda Rp 150 Ribu

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Walaupun sudah ada Perda tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di tempat umum, namun masih ada saja yang melakukan pelanggaran.

Seperti 14 orang yang disidang tipiring oleh Satpol PP Kota Denpasar, Senin (27/5/2019).

Sidang tipiring kali ini digelar di Banjar Wangaya Kaja, jalan Kartini, Denpasar.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Pol PP Kota Denpasar, Nyoman Sudarsana ketika dikonfirmasi Tribun Bali, Senin (27/5/2019) siang mengatakan, dari 14 orang yang harusnya mengikuti tipiring, hanya 6 pelanggar yang hadir.

Baca: TRIBUN WIKI - Ingin Ikut Perayaan Ekaristi saat Berlibur di Bali? Ini 5 Gereja Katolik di Denpasar

Baca: Sebelum Mulai Bisnis, Simak 5 Mitos tentang Wirausaha Ini agar Tak Terjerumus

Sudarsana mengatakan sidang ini dipimpin oleh hakim Kony Hartanto, SH MH didampingi panitera Ketut Adiun, SH serta Yudi Purwanta, SH selaku Jaksa Penuntut Umum.

"Keempatbelas pelanggar tersebut melanggar Perda no 7 tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok dan perda-perda lainnya," kata Sudarsana.

Dari sidang tersebut, pelanggar dijatuhi vonis denda masing-masing Rp 150.000 atau kurungan dua hari.

Baca: Dewan Minta Sekolah Swasta di Denpasar Tak Mengutamakan Profit, Disdik Diminta Beri Bantuan BOSDa

Baca: Pastikan Kondisi Kendaraan Baik, Ini 6 Tips Mudik Nyaman dan Aman dengan Sepeda Motor

Selain itu pelanggar juga membayar biaya persidangan Rp 2.000.

Dengan adanya tipiring ini, ia berharap bisa memberikan efek jera pada pelanggar dan masyarakat semakin sadar.

"Ini kami lakukan untuk memberikan efek jera. Semoga masyarakat akan semakin sadar dengan adanya tipiring ini," katanya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved