Pasca Banjir di Pangkung Manggis Jembrana, Akses Jalan yang Terputus Mulai Diperbaiki

Pemulihan akses jalan pascabanjir dilakukan dengan mengurug jalan putus dilakukan Pemkab Jembrana dengan alat berat berupa becho

Pasca Banjir di Pangkung Manggis Jembrana, Akses Jalan yang Terputus Mulai Diperbaiki
Tribun Bali/Made Ardhiangga
Pengurugan jalan rusak di Banjar Pangkung Manggis dan pembersihan gorong-gorong di Loloan Barat, Minggu (26/5/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Hujan deras Kamis (23/5/2019) sore hingga malam hari di Jembrana, membuat banjir merendam beberapa desa di Kecamatan Negara dan Jembrana.

Bahkan, banjir membuat infrastruktur jalan di Banjar Pangkung Manggis Desa Baler Bale Agung terputus.

Pemulihan akses jalan pascabanjir dilakukan dengan mengurug jalan putus dilakukan Pemkab Jembrana dengan alat berat berupa becho.

Selain itu, Pemkab memberikan bantuan berupa sembako dan kebutuhan lainnya kepada warga terdampak.

Asisten II Sekretaris Daerah (Setda) Jembrana, I Gusti Ngurah Sumber Wijaya menyatakan, pengurukan dengan alat berat di jalan putus Banjar Pangkung Manggis Desa Baler Bale Agung menuju Desa Pendem itu merupakan perbaikan sementara.

Baca: Hewan Ternak Hanyut, Rumah Jro Mangku Dalem Pendem di Jembrana Terendam Banjir hingga 2 Meter

Langkah awal dilakukan sesuai hasil rapat koordinasi penanganan dampak pascabanjir Kamis lalu itu.

“Kita kerahkan alat berat untuk membantu perbaikan. Minimal bisa dilintasi dulu," ucapnya, Minggu (26/5/2019) kemarin.

Baca: Rumah 4 KK di Pangkung Manggis Terendam Banjir Setinggi 130 Cm

Selain mengurug, alat berat juga digunakan untuk membersihkan sisa-sisa lumpur yang menyumbat saluran air. Pengurukan menggunakan sendimentasi atau sumbatan pasir atau tanah yang berada di gorong-gorong sungai. 

Akibat rusaknya jalan ini, ruas jalan hanya bisa dilalui oleh pengguna motor. 

Lakukan Koordinasi
Sumber Wijaya mengungkapkan, Pemkab Jembrana telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait bantuan bagi korban banjir.

"Dari pendataan, ada 201 KK yang rumahnya kebanjiran dari delapan desa di dua Kecamatan yakni Jembrana dan Negara yang terkena dampak Banjir," jelasnya.

Baca: Berikut Jumlah Rumah dan KK yang Terkena Dampak Banjir di Negara

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, Ketut Eko Susila AP mengimbau, setiap kelurahan dan desa yang warganya membutuhkan air bersih sebagai dampak dari banjir, agar  berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Jembrana dan Satpol PP.

"Kami juga kemarin sudah membantu sembako untuk disalurkan ke rumah-rumah warga dengan Pak Bupati. Kalau tadi kami membersihkan gorong-gorong dibantu dengan warga dan relawan," bebernya. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved