Berita Kota Denpasar

Jadi Narasumber Seminar Nasional di Undiknas, Rai Mantra Gugah Jiwa Wirausaha Mahasiswa

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat menyampaikan materi pada seminar Nasional Kewirausahaan di Kampus Undiknas Denpasar

Jadi Narasumber Seminar Nasional di Undiknas, Rai Mantra Gugah Jiwa Wirausaha Mahasiswa
Humas Pemkot Denpasar
Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat menyampaikan materi pada seminar Nasional Kewirausahaan di Kampus Undiknas Denpasar, Senin (27/5/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dikenal sebagai sosok dengan segudang pengalaman baik teori maupun praktik sebagai pengusaha menjadikan sosok IB Rai Dharmawijaya Mantra sangat sering diundang sebagai pembicara, khususnya membahas sektor ekonomi dan bisnis.

Kali ini, pria yang juga Walikota Denpasar ini kembali didapuk untuk menjadi narasumber pada Seminar Nasional Kewirausahaan bertajuk ‘Creative Preneur Nowdays atau Berkarya Bersama Jaman’ yang dilaksanakan Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas).

Kegiatan yang turut menghadirkan ratusan peserta ini dibuka Rektor Undiknas, Dr. Nyoman Sri Subawa di Kampus Undiknas Denpasar, Senin (27/5/2019).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut jajaran civitas akademika Undiknas, Senat Mahasiswa, serta perwakilan Inkubator Bisnis dari berbagai perguruan tinggi.

Rai Mantra pun  menjadi narasumber bersama dua pembicara lainya yakni Content Creator, Agung Hapsah, dan CEO Radja Cendol, Danu Sofwan.

Dalam materinya, Rai Mantra menjelaskan bahwa memasuki era revolusi industri 4.0 tentunya memberikan peluang sekaligus tantangan tersendiri.

Dimana, beberapa segmen yang kini menjadi kebiasaan masyarakat justru akan tergantikan oleh mesin.

“Kalau di era revolusi industri 3.0 kita menggunakan komputer untuk bergerak dan berinovasi, saat ini memasuki era  revolusi industri 4.0 ini kita cukup dengan gawai saja,” kata Rai Mantra.

Lebih lanjut dikatakan Rai Mantra, hal ini tentu harus kita sikapi bersama dengan bijak. Kuncinya ada pada diri kita sendiri.

Persaingan saat ini tidak hanya manusia dengan manusia, melainkan manusia dengan mesin atau kemajuan teknologi informasi.

Halaman
12
Editor: Widyartha Suryawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved