Breaking News:

Kerusuhan 21-22 Mei Menguak Sejumlah Fakta Baru, KPAI Sebut Ada Guru Ngaji Bawa Anak-anak

Selain pihak kepolisian memburu sejumlah aktor intelektual di balik kerusuhan tersebut, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga mengungkap

Editor: Ady Sucipto
Warta Kota/Alex Suban
Massa melempar ke arahan polisi di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). Mereka melakukan aksi pendukung salah satu pasangan capres yang menolak hasil Pemilu 2019. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Aksi kerusuhan yang terjadi pada 21-22 Mei 2019 lalu mengungkap sejumlah fakta baru. 

Selain pihak kepolisian memburu sejumlah aktor intelektual di balik kerusuhan tersebut, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga mengungkap fakta keterlibatan anak-anak yang diajak guru ngajinya. 

Hal ini pun menjadi sorotan khusus bagi KPAI terkait keterlibatan anak-anak dalam kerusuhan tersebut. 

Dilansir dari laman Tribunnews, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI) Jasra Putra mengungkapkan, pihaknya menemukan sekelompok anak di bawah umur dari Tasikmalaya, Jawa Barat, ikut dalam aksi kerusuhan 21- 22 Mei 2019 karena diajak guru mengajinya.

Namun, Jasra tak menyebut mengenai jumlah detail yang terlibat pada unjuk rasa tersebut.

Hal itu dikarenakan KPAI dan kepolisian masih mengusut faktor keterlibatan anak-anak dalam mengikuti aksi massa.

 
"Yang dari Tasik itu kan ada guru ngaji yang bawa, yang dari Bekasi itu diduga inisiatif dia," ujarnya di kantor KPAI dalam konferensi persnya, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2019).

Selain berasal dari Jawa Barat, lanjut dia, KPAI juga menemukan ada anak di bawah umur yang berasal dari Lampung.

Mereka mengaku ikut aksi lantaran terjebak dalam unjuk rasa berujung kepada perusakan dan kericuhan tersebut.

"Dia putus sekolah kemudian kerja di Pasat Tanah Abang. Saat kerusuhan dia terperangkap di situasi itu," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved