Ketua Umum KONI Bali Lakukan Kunjungan ke Papua untuk Melihat Venue dan Akomodasi PON 2020 Nanti

Bali tidak hanya mempersiapkan atlet terbaiknya untuk dapat lolos ke PON 2020 tapi juga mulai mempersiapkan hal lainnya, seperti akomodasi

Ketua Umum KONI Bali Lakukan Kunjungan ke Papua untuk Melihat Venue dan Akomodasi PON 2020 Nanti
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar, Bali, Senin (27/5/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - PON 2020 yang semakin mendekat membuat beberapa provinsi yang ada di Indonesia mempersiapkan dirinya dengan baik, termasuk Bali.

Bali tidak hanya mempersiapkan atlet terbaiknya untuk dapat lolos ke PON 2020 tapi juga mulai mempersiapkan hal lainnya, seperti akomodasi dan transportasi.

Untuk mempersiapkan hal tersebut, Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi pun melakukan kunjungan ke Papua beberapa hari yang lalu.

Ia mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi venue-venue, akomodasi dan transportasi.

“ Saya datang ke sana karena kita ingin melihat kondisi lapangan, infrastruktur, kemudian akomodasinya serta transportasinya. Hal ini kan perlu kita persiapkan jauh-jauh hari,” ucapnya saat ditemui di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar, Bali, Senin (27/5/2019).

Baca: Pemkot Denpasar Gelar Sosialisasi Hasil Evaluasi Jabatan Bersama KemenPAN RB

Baca: Keppres Cuti Bersama PNS 2019 Diteken Jokowi, Ini Jadwal Lengkapnya

Ia pun melihat sebagian besar venue sudah dapat dimanfaatkan untuk PON 2020. Tapi ada juga venue yang belum dibangun, seperti di daerah Biak yang rencananya akan dibangun sebuah GOR untuk pertandingan cabang olahraga (cabor) anggar, Suwandi mendapatkan informasi bahwa GOR yang rencananya akan dibangun di daerah tersebut masih dalam tahap lelang.

Suwandi mengungkapkan saat ini ia juga masih menunggu informasi atau pernyataan resmi tertulis dari Pemerintah Papua yang sebelumnya pernah menjanjikan akan menggratiskan biaya akomodasi, transportasi serta makanan.

Janji tersebut sebelumnya dilontarkan Gubernur Papua, Lukas Enembe pada saat Bidding Host PON 2014 lalu di Jakarta.

Ia mengatakan sampai saat ini KONI Bali belum menerima surat resmi terkait hal tersebut.

Baca: Bongkar Masa Lalu Suami yang Terlibat Kelompok Pembunuh Bayaran Aksi 22 Mei, Istri: Dia Mantan TNI

Baca: Inilah Profil 6 Pembunuh Bayaran & Penyuplai Senjata yang Ditugaskan untuk Habisi 4 Tokoh Nasional

“Ini yang kita belum mendapat pernyataan secara resmi dan tertulis. Kita kan tidak bisa ngomong-ngomong saja seperti nanti bebas transportasi, bebas ini atau bebas itu. Kenapa saya bilang belum, karena sampai saat ini di sana pun belum dibicarakan,” ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved