Setelah Diundang Jokowi di Istana, SBY: AHY Dibully Sangat Kejam

Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) yang juga Ketua Umum Demokrat memberi pernyataan terkait opini negatif pihak tertentu setelah putranya

Setelah Diundang Jokowi di Istana, SBY: AHY Dibully Sangat Kejam
Iwan.K/Situs Demokrat.or.id
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono berbicara mengenai situasi politik terakhir dalam konferensi pers di kediamannya Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Rabu (2/11/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA -- Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) yang juga Ketua Umum Demokrat memberi pernyataan terkait opini negatif pihak tertentu setelah putranya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. 

SBY menyoroti, saat ini berkembang opini negatif yang terkesan menyudutkan partai Demokrat, AHY, dan dirinya.

SBY pun akhirnya bereaksi dan memberikan pernyataannya terkait persoalan tersebut.

Dikutip Tribun Bali dari Kompas.com, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) menyatakan ia dan partainya diopinikan negatif oleh pihak tertentu usai putranya Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) bertemu Presiden Joko Widodo.

Pertemuan AHY dan Jokowi berlangsung usai Pemilu 2019 berlangsung.

AHY bertemu Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, dan Istana Kepresidenan di Bogor.

"Akibat pertemuan itu, AHY, SBY, dan Partai Demokrat diserang habis oleh kalangan tertentu," kata SBY lewat siaran video yang diputar di kediamannya, Kuningan, Jakarta, Senin (27/5/2019).

"Setelah itu AHY dibully sangat kejam. Mungkin itu cara Tuhan untuk menggembleng orang yang baru masuk di dunia politik. Dari serangan itu, sebenarnya kita tahu dari kelompok mana serangan sengit itu berasal," lanjut dia.

SBY mengatakan, hal tersebut merupakan pembeda antara Partai Demokrat dan pihak lainnya yang mengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Menurut SBY, meski tak mengusung Jokowi, Demokrat tak menutup komunikasi dengan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved