Ubah Stigma Perempuan Kurang Kerjaan, Ini yang Dilakukan TP PKK Bali

Kita harus perlu banyak sosialisasi kepada masyarakat dan memberi pemahaman bagaimana cara menata pekarangan.

Ubah Stigma Perempuan Kurang Kerjaan, Ini yang Dilakukan TP PKK Bali
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Badung Ny Kristiani Suiasa menerima kunjungan Wakil Ketua III Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny Made Jendra beserta rombongan, di Desa Carangsari, Badung, Bali, Selasa (28/5/2019). 

Ubah Stigma Perempuan Kurang Kerjaan, Ini yang Dilakukan TP PKK Bali

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Istri Wakil Bupati Badung Ny Kristiani Suiasa selaku Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Badung menerima kunjungan Wakil Ketua III Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny Made Jendra beserta rombongan, di Desa Carangsari, Petang, Badung, Bali, Selasa (28/5/2019).

Kunjungan ini dalam rangka kegiatan sinkronisasi gerakan PKK.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua II TP PKK Badung Ny Rasniathi Adi Arnawa, Ketua Gatriwara Kabupaten Badung Ny Ayu Suarthini Parwata, Camat Petang I Gde Eka Sudarwitha, Unsur Tripika Kecamatan Petang, Perbekel Desa Carangsari I Nyoman Artawa, dan Tokoh Masyarakat setempat.

Wakil Ketua III TP PKK Provinsi Bali Ny Made Jendra, mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak atas kerjasamanya yang telah mendukung terselenggarannya kegiatan 10 program pokok PKK yang lebih komprehensif dan masif.

Dimana memadukan seluruh kegiatan pada masing-masing Pokja menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan pada satu lokasi.

"Kegiatan yang kita laksanakan saat ini sebagai langkah kecil kita, untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di Provinsi Bali. Untuk itu mari kita bersama-sama mengubah stigma masyarakat yang dulunya ibu-ibu terkenal dengan persatuan kain kebaya atau perempuan kurang kerjaan, maka pada kesempatan ini mari kita buktikan bahwa itu salah. Mari kita tunjukkan hasil kerja ibu- ibu," ungkapnya.

TP PKK Provinsi Bali sudah menghadiri berbagai kegiatan yang mengedepankan keterpaduan antar-Pokja di seluruh desa di Provinsi Bali.

Salah satunya melalui gerakan PUSPASARI (Gerakan Pusat Pangan Sehat dan Lestari melalui Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman) melalui Hatinya PKK, yang bertujuan mengembalikan Natah Bali seperti masa lampau.

Dalam kesempatan itu Pemerintah Provinsi Bali memberi bantuan Rp 15 juta per desa yang menjadi lokasi percontohan HATINYA PKK, sebagai tempat belajar bagi desa-desa sekitar tentang bagaimana caranya menata pekarangan agar dapat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.

Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Badung Ny Kristiani Suiasa menyampaikan Kabupaten Badung mendukung sepenuhnya apapun yang menjadi program PKK Desa, Kecamatan apapun itu yang penting semua untuk mendukung kebutuhan dan menyejahterakan masyarakat Badung pada umumnya.

Untuk mendukung HATINYA PKK di Kabupaten Badung tidak terlalu banyak kendala, namun kita harus perlu banyak sosialisasi kepada masyarakat dan memberi pemahaman bagaimana cara menata pekarangan agar bermanfaat untuk keluarga.

"Masyarakat kita sekarang sudah instan, untuk menunggu seperti menanam cabe untuk dipetiknya butuh waktu yang lama. Maka dari itu kita harus bisa beri pemahaman kepada masyarakat," jelasnya. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved