646 Personel Polresta Denpasar Diterjunkan Dalam Operasi Ketupat Agung 2019

Polresta Denpasar gelar apel pasukan kesiapan pengamanan Operasi Ketupat Agung 2019 di halaman parkir UPT terminal Ubung

646 Personel Polresta Denpasar Diterjunkan Dalam Operasi Ketupat Agung 2019
Humas Polresta Denpasar
Polresta Denpasar gelar apel pasukan kesiapan pengamanan Operasi Ketupat Agung 2019, di halaman parkir UPT terminal Ubung, Denpasar, Rabu (29/5/2019). 646 Personel Polresta Denpasar Diterjunkan Dalam Operasi Ketupat Agung 2019 

646 Personel Polresta Denpasar Diterjunkan Dalam Operasi Ketupat Agung 2019

Laporan Wartawan Tribun Bali, M Firdian Sani

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Polresta Denpasar gelar apel pasukan kesiapan pengamanan Operasi Ketupat Agung 2019 di halaman parkir UPT Terminal Ubung, Denpasar, Rabu (29/5/2019).

Dalam apel ini, selaku pimpinan apel, Kombes Pol Ruddi Setiawan memutuskan untuk menggelar Operasi Ketupat Agung 2019 selama 18 hari.

"Operasi Ketupat Agung 2019 akan digelar selama 18 hari mulai hari Rabu (29/5/2019) dini hari sampai dengan Sabtu 15 Juni 2019," ungkapnya.

Baca: Malam Renungan AIDS Nusantara 2019 Nyalakan Ratusan Lilin

Baca: Dilarang Mudik Pakai Kendaraan Dinas & Terima Parsel, Menteri PANRB Minta Seluruh ASN Patuhi Aturan

Penyelenggaraan Operasi Ketupat Agung 2019 dinilai rawan dan semakin kompleks, sebab Hari Raya Idul Fitri tahun 2019 ini masih dalam suasana Pemilu 2019.

Sejalan dengan hal tersebut, dikhawatirkan akan ada berbagai gangguan terhadap stabilitas kamtibmas berupa aksi teror kepada masyarakat personel Polri dan markas kepolisian.

Baca: H-7 Lebaran 2019 Pelabuhan Gilimanuk Mulai Dipadati Kendaraan Roda Dua

Baca: Duta Badung Akan Suguhkan Tari Kolosal Mekotek Pada PKB 2019

Untuk alasan kelancaran dan keamanan bersama, di wilayah Denpasar diterjunkan sebanyak 646 personel yang siap ditugaskan dalam Operasi Ketupat Agung 2019.

Rencananya petugas akan menyisir dan mengamani berbagai sasaran seperti pencurian, perampokan, penjambretan, aksi begal, premanisme, aksi intoleransi dan kekerasan, serta aksi sweeping.

Operasi tahun 2019 ini diharap bisa menyamai kesuksesan operasi ketupat tahun sebelumnya. (*)

Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved