Ramadan 2019

Dilarang Mudik Pakai Kendaraan Dinas & Terima Parsel, Menteri PANRB Minta Seluruh ASN Patuhi Aturan

Mudik menjadi tradisi sebagian besar masyarakat Indonesia menjelang Lebaran, tidak terkecuali Aparatur Sipil Negara (ASN)

Dilarang Mudik Pakai Kendaraan Dinas & Terima Parsel, Menteri PANRB Minta Seluruh ASN Patuhi Aturan
Istimewa/Humas Kemenpan RB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin. Dilarang Mudik Pakai Kendaraan Dinas & Terima Parsel, Menteri PANRB Minta Seluruh ASN Patuhi Aturan 

Dilarang Mudik Pakai Kendaraan Dinas & Terima Parsel, Menteri PANRB Minta Seluruh ASN Patuhi Aturan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Mudik menjadi tradisi sebagian besar masyarakat Indonesia menjelang Lebaran, tidak terkecuali Aparatur Sipil Negara (ASN).

Namun demikian Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin menegaskan agar para ASN tetap menjalani aturan yang ada, salah-satunya adalah tidak menggunakan mobil dinas untuk mudik Lebaran.

Perihal tersebut telah tertuang dalam surat imbauan dari KPK yang melarang ASN menggunakan fasilitas negara untuk pulang ke kampung halaman.

Menurutnya, saat Lebaran, mobil dinas dipergunakan untuk kedinasan dan tidak boleh dipergunakan untuk kepentingan pribadi.

Selain itu, mantan Wakapolri ini juga mengimbau para aparatur negara tidak menggunakan sepeda motor saat pulang mudik bertemu sanak keluarga.

“Saya mengimbau agar ASN tidak menggunakan motor untuk mudik Lebaran, karena penggunaan kendaraan roda dua untuk mudik sangat rawan. Jumlah kecelakaan lalu lintas saat mudik Lebaran didominasi oleh sepeda motor,” ujarnya di Kantor Kementerian PANRB, Rabu (29/5/2019).

Baca: H-7 Lebaran 2019 Pelabuhan Gilimanuk Mulai Dipadati Kendaraan Roda Dua

Baca: Duta Badung Akan Suguhkan Tari Kolosal Mekotek Pada PKB 2019

Menurutnya, terdapat beberapa pilihan agar tetap aman dan nyaman pulang ke kampung halaman, seperti sepeda motor yang dimasukkan ke dalam gerbong kereta, kemudian digunakan pada saat tiba di kota tujuan.

Selain itu, pemudik juga dapat menggunakan bus, kereta api, atau memanfaatkan mudik gratis yang diselenggarakan oleh banyak instansi.

Hal lain yang dilarang dilakukan ASN adalah menerima bingkisan atau parsel Lebaran.

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved