Kabar Duka Ida Pedanda Tembau Tutup Usia, Alami Gangguan Kantung Kemih Hingga Sempat Dirawat di ICU

Berita duka datang dari Griya Kulon, Desa Aan, Banjarangkan, Klungkung. Pelantun puja Tri Sandya yang rekaman suaranya familiar di televisi dan radio,

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
FOTO KENANGAN - Ida Pedanda Gede Made Tembau semasa hidup. 

Ketika dirawat di RS Surya Husada Denpasar, dikatakan satu ginjal dari Ida Pedanda sudah tidak berfungsi dan diminta melakukan operasi pengangkatan ginjal.

Selama empat hari, Ida Pedanda harus dirawat inap dan diberikan obat penghilang rasa sakit.

"Mungkin karena pengaruh obat, Ida Pedanda hanya tertidur, makan pun sulit," ungkap Ida Pedanda Istri Oka.

Atas kondisi ini, Ida Pedanda lalu dirawat di RSUP Sanglah, Denpasar.

Di rumah sakit pemerintah ini dikatakan kondisi ginjal Ida Pedanda masih bagus. Hasil pengecekan jantung dan tensi pun masih normal.

Lima hari dirawat di RSUP Sanglah, kondisi Ida Pedanda sempat membaik dan pulang ke griya.

Namun beberapa hari kemudian, Ida Pedanda mengeluhkan sakit pada kantung kemihnya. Perutnya juga mulai kembung dan kaki membengkak.

"Periksa ke dokter kembali, katanya karena kencing dan buang air kencingnya tidak lancar. Kondisi Ida Pedanda mulai kurang baik, dan sempat dibawa ke dokter," jelasnya.

Sabtu (25/5), Ida Pedanda dirujuk ke RS Bali Med Denpasar.

Sosok sulinggih karismatik tersebut dirawat di ICU sebelum menghebuskan napas terakhirnya, Selasa (28/5).

Almarhum meninggalkan seorang istri, dua anak, dan lima cucu.

Suara Khas

Ida Pedanda Gede Made Tembau merupakan sosok sulinggih yang dikenal memiliki karakter suara yang sangat khas saat melantunkan mantra.

Karena itulah, sulinggih yang juga mantan Kepala SDN 1 Akah tersebut dipercaya merekam suaranya saat melantunkan puja Tri Sandya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved