Breaking News:

Mudik lebaran 2019

Kejahatan Hipnotis Mengintai Pemudik, Begini Biasanya Tingkah Pelaku Sebelum Beraksi

Hal ini harus disiapkan pemudik agar terhindar dari pelaku kejahatan hipnotis yang biasanya menguras habis barang berharga yang dibawa si calon korban

Penulis: Rizki Laelani | Editor: Rizki Laelani
tangkap layar tribunnews
ilsutrasi bahaya hipnotis yang bisa saja dialami pemudik. 

Kejahatan Hipnotis Mengintai Pemudik, Begini Biasanya Para Pelaku Sebelum Beraksi

TRIBUN-BALI.COM - Tradisi mudik jelang Hari Raya idul Fitri mulai terasa lagi.

Sejumlah terminat, station, dan bandara mulai dipadati pemudik yang akan pulang ke kampung halamannya.

Dari serangkaian tradisi mudik ini, ada yang harus diwaspadai saat berada di ruang terbuka.

Satu di antaranya adalah bahaya kejahatan hipnotis.

Para pelakunya biasanya mengintai calon korbannya yang tengah lengah atau melamun.

Hal ini harus disiapkan pemudik agar terhindar dari pelaku kejahatan hipnotis yang biasanya menguras habis barang berharga yang dibawa si calon korbannya baik saat mudik maupun arus balik setelah berlebaran.

Dikutip dari Covesia.com dan doktersehat, pakar kesehatan menyebut hipnotis bisa dilakukan sebagian pelaku kejahatan.

Biasanya, mereka menargetkan korban yang terlihat lemah agar bisa membuat mereka secara tidak sadar dicopet atau diambil berbagai harta benda lainnya.

Biasanya, mereka juga mengincar orang-orang yang bepergian dengan sendirian.

Baca: Bali Tak Pernah Absen di Tingkat Nasional Family Art Competitions, Hadiahnya Jalan-jalan ke Hongkong

Baca: Live Streaming Liga 1 2019, Semen Padang Vs Persib Bandung, Ini Kekuatan Kedua Tim

Baca: Takut Dites Urine, Sopir Bus dan Polisi Terlibat Kucing-kucingan di Terminal Mengwi

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved