Ni Putu Arya Berharap Mendapatkan Medali Emas Porsenijar Bali 2019 Cabor Pencak Silat

Ni Putu Arya Taru Jati (15) merupakan satu diantara atlet pencak silat Gianyar yang ikut berlaga di Porsenijar Bali 2019

Ni Putu Arya Berharap Mendapatkan Medali Emas Porsenijar Bali 2019 Cabor Pencak Silat
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Pertandingan antara┬áNi Putu Arya Taru Jati melawan Ni Kadek Sukrisna Dewi di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Selasa (28/5/2019). Ni Putu Arya Berharap Mendapatkan Medali Emas Porsenijar Bali 2019 Cabor Pencak Silat 

Ni Putu Arya Berharap Mendapatkan Medali Emas Porsenijar Bali 2019 Cabor Pencak Silat

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ni Putu Arya Taru Jati (15) merupakan satu diantara atlet pencak silat Gianyar yang ikut berlaga di Porsenijar Bali 2019 cabang olahraga (cabor) pencak silat.

Siswi SMP Negeri 1 Sukawati tersebut menang melawan atlet Karangasem, Ni Kadek Sukrisna Dewi (16), dan berhasil melewati babak penyisihan pertama di kelas F putri tingkat SMP.

Ia pun merasa senang dan bersyukur atas keberhasilannya.

Taru pun memuji kemampuan yang dimiliki lawannya tersebut, ia juga mengaku sempat terdesak saat babak ketiga pertandingan.

Baca: Gung Gede Arsa Raih Emas Lari 1500 Meter Putra, Porsenijar Bali 2019 Cabor Atletik

Baca: Jelang MotoGP Italia, Marc Marquez Ungkit 2 Insiden dengan Valentino Rossi: Saya Tak Akan Berdamai

“Di babak ketiga, karena sudah tahu nilai saya banyak jadi saya tidak waspada atau terlena, saya santai dan langsung di tendang. Babak pertama dan babak kedua lumayan, saya bisa jatuhin musuhnya,“ ucapnya saat ditemui Tribun Bali di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Selasa (28/5/2019).

Gadis berkulit sawo matang ini mengatakan bahwa ia tidak merasakan grogi atau gugup saat bertanding karena sudah memiliki beberapa pengalaman mengikuti kejuaraan pencak silat sejak kelas 5 SD.

Walau sudah menang namun ia merasa pada pertandingan pertamanya hari ini ia masih memiliki beberapa kekurangan.

“Kurang teknik sama fisik, tadi saya juga tidak bisa menerapkan arahan atau perkataan dari tim official-nya saat bertanding,“ tuturnya.

Baca: Mentang-mentang Tak Pengaruhi Kelulusan, Semangat Siswa di Bali Turun saat Garap UN

Baca: Masa Muda Sering Gonta-Ganti Pacar, AD Baru Tahu Mengidap HIV Setelah 7 Tahun Menikah, Ini Kisahnya

Untuk menambal kekurangan tersebut ia pun berencana melakukan latihan kembali agar dapat tampil maksimal di pertandingan selanjutnya.

Pada Porjar Bali 2018 lalu Taru gagal meraih peringkat pertama di kelas yang ia ikuti, pada tahun 2019 ini ia berharap dapat meraih medali emas untuk Gianyar.

“Target saya dapat juara satu. Tahun lalu saya dapat juara tiga dan tahun ini saya ingin meningkatkan prestasi saya, “ujarnya

Porsenijar Bali 2019 cabang olahraga pencak silat diikuti kurang lebih 410 peserta yang tersebar di tingkat SD, SMP maupun SMA/SMK.

Pertandingan tersebut rencananya akan berlangsung hingga Jumat (31/5/2019) di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Bali.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved