Pelelangan Aset Daerah Bangli Direncakan Bulan November Mendatang

Badan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BKPAD) Bangli segera melakukan pelelangan aset berupa barang milik daerah

Pelelangan Aset Daerah Bangli Direncakan Bulan November Mendatang
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Sejumlah kendaraan roda empat di halaman selatan Sekretariat Daerah Bangli, Selasa (28/5/2019). Pelelangan Aset Daerah Bangli Direncakan Bulan November Mendatang 

Pelelangan Aset Daerah Bangli Direncakan Bulan November Mendatang

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Badan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BKPAD) Bangli segera melakukan pelelangan aset berupa barang milik daerah (BMD).

Rencananya pelelangan akan digelar pada minggu kedua bulan November 2019.

Sekretaris BKPAD Bangli, Anak Agung Trisnawijaya saat ditemui Selasa (28/5/2019), mengatakan pihaknya kini telah bersurat pada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera mengajukan usulan lelang BMD.

Katanya, pelelangan tahun 2019 ini tidak hanya menyasar kendaraan roda dua dan roda empat, namun juga inventaris daerah lainnya, seperti bongkaran bangunan, mebel, komputer, dan sebagainya.

Gung Trisna mengatakan, tujuan lelang tidak lain untuk menghapus BMD yang tidak digunakan, serta meregenerasi barang milik daerah.

Baca: 45 AKDP dan 50 Angkot Siap Layani Pemudik dari Ubung ke Terminal Mengwi & Wilayah Lain di Bali

Baca: Kabel Listrik Gardu ke Penel Pompa Meleleh, Distribusi Air di Nusa Penida Macet

Disatu sisi, tujuan lelang juga untuk menambah pendapatan daerah dari sisi retribusi kekayaan daerah.

“Hasil lelang ini seluruhnya masuk ke kas daerah,” ucapnya.

Barang milik daerah yang diusulkan pelelangannya memiliki beberapa kriteria.

Sebut Gung Trisna, beberapa persyaratan meliputi barang yang tidak lagi digunakan untuk kepentingan penyelenggaraan tugas dan fungsi OPD; memiliki persyaratan tekhnis yakni rusak dan tidak bisa ekonomis bilamana diperbaiki; memenuhi persyaratan ekonomis yakni lebih menguntungkan pemerintah daerah apabila dijual, lantaran membutuhkan biaya operasinal dan pemeliharaan yang lebih besar daripada manfaat yang diperoleh.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved