Porsenijar Bali 2019 Cabor Judo Jadi Ajang Seleksi Awal Popnas 2019

Sebanyak 206 peserta dari 9 kabupaten/kota di Bali mengikuti pertandingan pada cabor judo Porsenijar Bali 2019

Porsenijar Bali 2019 Cabor Judo Jadi Ajang Seleksi Awal Popnas 2019
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Pertandingan judo atlet Klungkung melawan atlet Jembrana kelas -51 kg tingkat SMA/SMK di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali, Rabu (29/5/2019). Porsenijar Bali 2019 Cabor Judo Jadi Ajang Seleksi Awal Popnas 2019 

Porsenijar Bali 2019 Cabor Judo Jadi Ajang Seleksi Awal Popnas 2019

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Porsenijar Bali 2019 cabang olahraga (cabor) judo berlangsung di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali, tanggal 29-31 Mei 2019.

Koordinator Porsenijar Bali 2019 cabor Judo, Agus Putra Adnyana berujar sebanyak 206 peserta dari 9 kabupaten/kota di Bali mengikuti pertandingan pada cabor tersebut.

Ia juga mengungkapkan ada hal yang berbeda pada Porsenijar Bali 2019 ini.

“Dari nomor pertandingan masing-masing kelompok putra dan putri bertambah satu nomor/kategori yaitu kata/seni yang dipertandingkan secara resmi pada tahun 2019 ini. Nomor kata ini ditambah karena sebagai pembibitan. Di Kejurnas maupun PON 2016 lalu, nomor kata sudah dipertandingkan resmi, ini adalah awal dari kegiatan pembibitan atlet per-kelompok sekolah, jadi kita mohonkan sehingga nantinya apabila dipertandingkan di Popnas sudah mempersiapkan atlet jauh-jauh hari sebelumnya,“ ucapnya pada Tribun Bali di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali, Rabu (29/5/2019).

Baca: Grup Astra Siapkan 600 Teknisi di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan dan Sulawesi

Baca: 35 Pejabat Struktural di Kota Denpasar Disumpah, Rai Mantra: Kalau Loyo Dipertimbangkan Jabatannya

Selain itu, Porsenijar Bali 2019 cabor judo juga dijadikan ajang seleksi atlet judo untuk Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2019 di Papua.

“Ini adalah seleksi awal yang kita siapkan untuk Popnas 2019 yang akan berlangsung di Papua pada Oktober 2019 nanti. Jadi hasil dari Porsenijar Bali 2019 nantinya kita akan pilih atlet-atlet yang mendapatkan juara 1 dan juara 2 sesuai dengan ketentuan umum Popnas. Nantinya juga ada pembatasan masalah kelompok sekolah, jadi yang juara satu belum tentu mewakili Bali ke Popnas, kalau dia sudah kelas 3 SMA/SMK dan sudah tamat tahun ini, karena ketentuan Popnas adalah kelas 2 SMP minimal dan maksimal kelas 2 SMA/SMK,” ucapnya

Tidak hanya melakukan seleksi atlet, Bali juga akan memilih kelas-kelas yang akan diikuti pada Popnas 2019 cabor judo, karena dari 7 kelas yang akan dipertandingkan di Popnas 2019, rencananya Bali hanya akan mengikuti 6 kelas saja.

“Jadi akan kita pilih juga kelas-kelas potensial nantinya untuk medali emas di Popnas 2019, itu yang akan kita ambil dan prioritaskan,” katanya

Rencananya tim definitif judo Bali untuk Popnas 2019 akan terbentuk pada Juni 2019.

Ia berharap pada Popnas 2019 nanti kontingen Bali dapat meraih juara umum pada Popnas 2019 cabor judo.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved