Ramadan 2019

300 Pedagang Martabak di Bali Mudik Bareng ke Tegal

Wiwin datang ke Parkir Timur Lapangan Renon, Kamis (30/5/2019) pagi. Ia ikut dalam rombongan mudik Pedagang Martabak Bali Paguyuban Warga Tegal Bali

300 Pedagang Martabak di Bali Mudik Bareng ke Tegal
Tribun Bali/I Putu Supartika
Pemudik Paguyuban Warga Tegal Bali mudik bersama, Kamis (30/5/2019). 300 Pedagang Martabak di Bali Mudik Bareng ke Tegal 

300 Pedagang Martabak di Bali Mudik Bareng ke Tegal

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wiwin datang ke Parkir Timur Lapangan Renon, Kamis (30/5/2019) pagi.

Ia ikut dalam rombongan mudik Pedagang Martabak Bali Paguyuban Warga Tegal Bali.

Bersama anak dan istri, dirinya terlihat semringah karena akan bertemu keluarga besarnya di Tegal.

Sejak tahun 2009 ia rutin ikut mudik bareng ini karena bisa menekan biaya hingga 35 persen.

"Ini lebih murah, kalau naik bus reguler biayanya Rp 600 ribu - Rp 700 ribu. Kalau ini bayarnya Rp 410 ribu," kata Wiwin.

Selain biaya lebih murah, ia langsung turun di desanya dikarenakan kebanyakan rombongan mudik satu desa dengannya.

"Kalau bus reguler nanti nyewa mobil lagi selama satu jam baru nyampe rumah," imbuhnya.

Baca: Putri Koster: Bali Perlu Punya Rumah Pameran Khusus, Tempat Bertemunya Buyer dan Perajin

Baca: Chelsea Raih Trofi Liga Europa 2018 Lagi, Perpisahan yang Indah bagi Eden Hazard

Penasihat Paguyuban Warga Tegal Bali, Kusnandar mengatakan peserta mudik ini mayoritas pedagang martabak yang tersebar di seluruh Bali.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved