Ramadan 2019

Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2019, Organda Bali Siapkan 236 Armada AKAP

Guna mengantisipasi lonjakan arus mudik itu, Organda Bali menyiapkan sebanyak 236 armada Antar Kota Antar Provinsi (AKAP)

Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2019, Organda Bali Siapkan 236 Armada AKAP
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
(Ilustrasi. Foto tidak terkait berita) Mudik gratis Pemkab Tabanan. Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2019, Organda Bali Siapkan 236 Armada AKAP 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menjelang perayaan Idul Fitri tahun 2019/1440 Hijriah, umat muslim yang tinggal di Bali sebagian besar mudik atau pulang ke kampung halamannya untuk bertemu sanak keluarga.

Guna mengantisipasi lonjakan arus mudik itu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Bali menyiapkan sebanyak 236 armada Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dari 31 perusahaan di Terminal Mengwi.

Ketua DPD Organda Bali Ketut Eddy Darma Putra mengatakan, dari total 236 tersebut sudah berangkat pada H-7 kemarin sebanyak 92 kendaraan dengan 2.728 penumpang ke arah Jawa.

Dari 2.728 penumpang tersebut paling banyak berasal dari Jawa Timur seperti Surabaya, Malang dan Jember.

Baca: Aplikasi Chatting Dari Indonesia Hi App Butuh Ruang Penyimpanan Lebih Kecil dari WhatsApp

Baca: Vietjet Air Terkenal dengan Pramugari Berbikini, Tanggapan Kemenpar dan Rute Baru Ho Chi Minh-Bali

"Jember itu banyak juga ya," kata Eddy saat dihubungi Tribun Bali, Kamis (30/5/2019) siang.

Eddy menuturkan, jumlah angkutan yang dioperasikan oleh Organda Bali pada arus mudik Lebaran kali ini jauh meningkat dari hari biasanya yang hanya berkisar antara 70 sampai 80 kendaraan.

Selain itu pihaknya juga menyiapkan penambahan angkutan cadangan pariwisata.

Angkutan itu dipakai untuk melaksanakan mudik bareng seperti yang dilakukan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) kemarin, yang memerlukan 24 unit kendaraan dengan 1.003 penumpang.

Tak hanya BRI, nanti juga akan ada program mudik bersama yang dilaksanakan oleh Indomaret Group dengan estimasi sebanyak 10 kendaraan.

Baca: Masakan Bali Jadi Menu Favorit Turis Mancanegara di Sand Restaurant

Baca: Terkait Ribuan Guru di Bangli yang Belum Terima Tunjangan, Begini Kata Sekdispora Bangli

"Ini kan terus bertambah ya. Jadi kita pantau per hari gitu pemberangkatannya," jelasnya.

Ditegaskan Eddy, khusus untuk di Bali peningkatan armada dari tahun ke tahun tidak terlalu signifikan, dan pihaknya mengaku selalu bisa menyelenggarakan program mudik tersebut dengan baik.

Ia memprediksi puncak arus mudik nantinya akan terjadi pada 31 Mei 2019 esok dan arus balik pada 9 Juni 2019 mendatang.

"Kalau hari puncak mudik sekarang kita prediksi aja ya keseratus keberangkatan itu. Kalau tahun lalu itu maksimal ya ke 118," tuturnya. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved