Dimanjakan Ribuan Cahaya Lampion, Segini Harga Tiket Masuk Nusa Dua Light Festival 2019

Penyelenggaraan kali ini mengambil tema ‘The Mountain View’ NDLF 2019 yang berlangsung di hamparan area seluas 7 hekatre

Dimanjakan Ribuan Cahaya Lampion, Segini Harga Tiket Masuk Nusa Dua Light Festival 2019
TRIBUN BALI/ZAENAL NUR ARIFIN
Nusa Dua Light Festival (NDLF), festival lampion terbesar di Bali resmi dibuka Kamis (30/5/2019) malam. 

Harga tiket masuk untuk wisatawan domestik adalah Rp 30.000 (tiket harian atau weekdays) dan Rp 35.000,- (serta Sabtu – Minggu atau weekend, dan libur nasional).

Sedangkan harga tiket masuk untuk wisatawan asing adalah Rp 75.000,- (weekdays)- dan Rp 100.000,- (weekend serta libur nasional).

Di dalam area NDLF sendiri akan dikenakan tiket permainan berkisar antara Rp 10.000,-s/d Rp 25.000,- menurut jenis permainan.

Permainan Helikopter Mini, Kereta Mini, Rumah Balon & Rumah Kelinci aman untuk anak-anak seusia tiga tahun ke atas, sedangkan permainan Euro Bungee dan Trampolin hanya boleh dimainkan anak-anak minimal usia enam tahun.

Selain berbagai pilihan permainan anak-anak tersedia juga bermacam stand makanan dan minuman.

Tahun ini tiket NDLF tersedia secara online melalui Traveloka, Gojek, Loket, dan Tokopedia. Sementara pembelian tiket offline dapat dilakukan langsung di tempat.

Sedangkan harga tiket Bali Blues Festival 2019 akan tersedia dalam berbagai pilihan.

Early bird yang sudah dirilis sejak 22 Mei 2019 dibandrol seharga Rp 75.000,-/hari, tiket komunitas dan pelajar yang akan didistribusikan awal Juni 2019 dijual seharga Rp 120.000,-/hari (komunitas) dan Rp. 50.000,-/hari (pelajar), tiket melalui pembelian online dijual dengan harga Rp. 100.000,-/hari, dan tiket On The Spot yang akan dirilis 14 Juli 2019 dijual seharga Rp. 150.000,-/hari.

Tahun ini mitra penjualan tiket BBF 2019 termasuk Loket.com beserta afiliasinya seperti Gotix, Blibli.com, dan JD.ID, komunitas yang ada di Bali, BBF Goes To School & Campus Voucher Pelajar, dan BEM Universitas yang ada di Bali dan OSIS di 100 SMA di Bali.

Penyelenggaraan NDLF dan BBF beserta event lainnya yang dikreasikan oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola The Nusa Dua, dimaksudkan juga untuk memperlihatkan potensi The Nusa Dua menjadi lokasi kegiatan outdoorseperti seperti festival musik, olah raga, dan pertunjukan-pertunjukan luar ruang lainnya.

Selama ini The Nusa Dua telah dikenal sebagai salah satu destinasi MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) terbaik di dunia, yang dibuktikan melalui penyelenggaraan berbagai event MICE nasional maupun international. (*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved