Kenalkan Ombak Perairan Lembongan, Dispar Klungkung Rancang Event Surfing Bertaraf Internasional

Usulan tersebut berupa dana stimulus dari Kementerian Pariwisata, ke helatan event promosi pariwisata di daerah senilai sekitar Rp 700 juta

Kenalkan Ombak Perairan Lembongan, Dispar Klungkung Rancang Event Surfing Bertaraf Internasional
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Wisatawan asing tampak berselancar untuk menjajal ombak Pantai Watu Klotok, Jumat (3/5/2019). Pantai berpasir hitam di pesisir selatan Klungkung ini menjadi lokasi favorit baru untuk berselancar. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Dinas Pariwisata Klungkung menyiapkan helatan festival surfing untuk promisi pariwisata di Nusa Penida.

Tahun ini direncanakan akan dilaksanakan dua kali festival surfing bertaraf nasional dan internasional.

Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, I Nengah Sukasta menjelaskan, pihaknya sudah menyampaikan usulan helatan festival tersebut ke Kementerian Pariwisata sejak dua bulan lalu.

Selain mengusulkan Festival Nusa Penida yang rutin dihelat setahun sekali, Pemkab juga mengusulkan diadakannya dua helatan festival surfing lainnya.

Usulan tersebut berupa dana stimulus dari Kementerian Pariwisata, ke helatan event promosi pariwisata di daerah senilai sekitar Rp 700 juta. Dua event surfing ini kemungkinan digelar bulan Juni-Agustus.

"Tahun 2017 lalu sudah pernah kami gelar juga, dan antusias wisatawan lumayan tinggi. Sehingga tahun ini akan kami gelar lagi, untuk mengawali Nusa Penida festival di bulan Oktober," ujar Sukasta, Rabu (29/5/2019).

Festival surfing rencananya akan digelar di perairan Desa Lembongan dan Jungutbatu yang memiliki ombak potensial. Ombak di dua lokasi tersebut dinilai tidak kalah dengan perairan di selatan pulau Bali.

Promosi melalui helatan ini, juga untuk mengenalkan perairan di Pulau Nusa Penida juga potensial untuk olahraga ektrem seperti surfing, selain aktivitas diving dan snorkling yang selama ini juga menjadi andalan Nusa Penida dalam menggaet wisatawan.

"Usulan untuk mendukung event ini sudah kami  sampaikan ke kementrian sekitar dua bulan lalu, semoga dapat teralisasi. Sehingga dua event ini dapat digelar," jelasnya.

Rencana gelaran event surfing ini pun disambut baik oleh para peselancar lokal di Nusa Penida.

Pengurus Lembongan Surf Team, Gede Lena mengatakan, event-event seperti ini sangat dibutuhkan untuk memperkenalkan destinasi surfing Nusa Penida ke dunia internasional.

Kata dia, banyak destinasi surfing di Nusa Penida, khususnya Lembongan yang memiliki potensi namun belum banyak dikenal wisatawan, misalnya di pantai Kauh Lembongan yang dikenal wisatawan dengan istilah Mushroom point dan Pantai Pemedal, di Desa Jungutbatu.

"Selain memperkenalkan obyek surf point baru di Nusa Lembongan, event-event seperti ini sangat efektif untuk menarik wisatawan agar datang dan berlibur ke Nusa Lembongan," ujar Wayan Lena. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved