Pelindo III Pelabuhan Benoa Dukung Kelancaran Angkutan Laut Rute Indonesia Timur

Pelindo III komitmen dukung kelancaran penyelenggaraan kegiatan angkutan, khususnya di Pelabuhan Benoa Bali

Pelindo III Pelabuhan Benoa Dukung Kelancaran Angkutan Laut Rute Indonesia Timur
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
CEO Regional Bali Nusa Tenggara, I Wayan Eka Saputra. Pelindo III Pelabuhan Benoa Dukung Kelancaran Angkutan Laut Rute Indonesia Timur 

Pelindo III Pelabuhan Benoa Dukung Kelancaran Angkutan Laut Rute Indonesia Timur

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelindo III komitmen dukung kelancaran penyelenggaraan kegiatan angkutan, khususnya di Pelabuhan Benoa Bali, yang menjadi salah satu wilayah pengelolaan pelabuhan Regional Bali Nusa Tenggara.

CEO Regional Bali Nusa Tenggara, I Wayan Eka Saputra mengatakan, Pelabuhan Benoa telah dilengkapi beberapa fasilitas serta sarana dan prasarana pendukung guna terwujudnya kelancaran, ketertiban, dan keamanan selama proses embarkasi (naik) dan debarkasi (turun) penumpang angkutan laut.

“Pelabuhan Benoa melayani beberapa kegiatan jasa kepelabuhanan. Salah satunya memberikan pelayanan penumpang domestik untuk beberapa daerah di wilayah Surabaya, Lembar, Bima dan Kayangan,” ungkap Wayan di Denpasar, Rabu (29/5/2019).

Pihaknya menyiapkan setidaknya 9 terminal penumpang kapal laut di wilayah kerja regional Banyuwangi, Bali, dan Nusa Tenggara untuk mengantisipasi peningkatan arus penumpang mudik dan arus balik Lebaran 2019.

Ia menjelaskan, 9 terminal penumpang itu tersebar di 4 provinsi wilayah Timur Pelindo III, yakni Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Untuk di Jawa Timur berada di Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi.

Kemudian Pelabuhan Benoa di Bali dan di Nusa Tenggara Timur ada Pelabuhan Tenau Kupang, Ende-Ippi, Kalabahi, Waingapu, Maumere serta untuk wilayah Nusa Tenggara Barat terdapat Pelabuhan Lembar dan Bima.

I Wayan Eka menyampaikan, sarana dan prasarana pendukung terminal penumpang kapal laut tersebut disiapkan guna memberikan pelayanan prima pada masa angkutan Lebaran 2019 ini.  

Baca: Kemenpar Target 100.000 Turis Vietnam ke Indonesia, Optimis Tercapai Lewat Rute Vietjet Air ke Bali

Baca: TRIBUN WIKI - 8 Rekomendasi Tempat Makan Seafood di Kota Denpasar

“Arus mudik transportasi laut diprediksi terjadi mulai H-9 hingga H+6 Lebaran. Untuk wilayah regional Bali Nusa Tenggara, angkutan laut memang diminati untuk moda transportasi penumpang maupun barang, karena wilayahnya yang terdiri dari pulau-pulau kecil. Namun, pada masa angkutan Lebaran 2019 ini, jumlah pemudik di wilayah regional  Bali Nusa Tenggara diprediksi relatif lebih stabil dibandingkan dengan masa mudik natal dan tahun baru. Kalaupun ada kenaikan, pertumbuhannya tidak akan terlalu signifikan," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved