Petenis Badung, Desak Made Dwi Krisna Suryani Lolos ke Final Porsenijar Bali 2019

Petenis Badung, Desak Made Dwi Krisna Suryani (16) berhasil lolos ke babak final kategori tunggal putri tingkat SMA/SMK Porsenijar Bali 2019

Petenis Badung, Desak Made Dwi Krisna Suryani Lolos ke Final Porsenijar Bali 2019
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Petenis Badung, Desak Made Dwi Krisna Suryani Lolos ke Final Porsenijar Bali 2019. Desak Made Dwi Krisna Suryani saat bertanding melawan Ida Ayu Shinta Candrawati Pidada pada babak semifinal tunggal putri tingkat SMA/SMK di Porsenijar Bali 2019 cabor tenis lapangan di Lapangan Tenis KONI Bali, Denpasar, Rabu (29/5/2019). 

Petenis Badung, Desak Made Dwi Krisna Suryani Lolos ke Final Porsenijar Bali 2019

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Petenis Badung, Desak Made Dwi Krisna Suryani (16) berhasil lolos ke babak final kategori tunggal putri tingkat SMA/SMK Porsenijar Bali 2019 cabang olahraga (cabor) tenis lapangan.

Desak berhasil lolos ke babak final setelah mengalahkan atlet tenis lapangan Denpasar, Ida Ayu Shinta Candrawati Pidada pada babak semifinal dengan skor 2-0.

Siswa SMA Negeri 1 Kuta Selatan tersebut mengaku senang dapat lolos ke babak final.

“Dari kemarin saya sudah memikirkan strategi main, soalnya saya pingin banget tahun ini lolos ke babak final, biasanya saya juara 3 saja dan kalah di semifinal. Saya sudah pernah ketemu dengan dia jadi saya sudah tahu cara untuk mengatasi permainannya, saya senang bisa menang,” ucapnya pada Tribun Bali di Lapangan Tenis KONI Bali, Denpasar, Rabu (29/5/2019).

Baca: Marco Simic & Pemain Persija Jakarta Tegaskan Butuh Kerja Keras Hadapi Seorang Coach Teco

Baca: Simic Puji Eks Persija di Bali United, Sebut Pacheco Pemain Pintar dan Punya Tinggi Badan Ideal

Ia juga merasa bahwa lawan yang ia hadapi lumayan kuat, namun dapat diatasi dengan kesabaran.

“Lumayan sih, cuma menurut saya dia memang agak emosian gitu (saat bermain), jadi ya saya harus ngatasin juga, kalau saya ikut emosi mungkin saya bisa kalah juga. Strategi saya sih sebenarnya balik-balikin saja bolanya, soalnya dia biasanya 2 sampai 3 pukulan sudah mati, jadi harus kita yang sabar ngeladenin dia, nanti biar dia mati sendiri, karena kalau kita punya kesempatan kita yang nembak langsung,“ ujarnya.

Pertandingan semifinal dirasanya berjalan dengan lancar.

Baca: 9 Poin Raperda Perlindungan Tenaga Kerja di Bali, Pimpinan Perusahaan Diupayakan dari Lokal

Baca: Ini Perkembangan Terbaru Polemik Pencabutan Izin Terbang Pilot YouTuber Vincent Raditya

Pada pertandingan babak final Kamis (30/5/2019) hari ini, Desak akan melawan petenis asal Buleleng.

Ia berkata akan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya dan bermain sabar pada pertandingan final hari ini.

Ia berharap dapat menang di babak final dan menyumbangkan medali emas untuk Badung.

“Saya akan melawan atlet dari Buleleng besok (hari ini, red), yang besok (hari ini, red) saya lawan ini merupakan atlet yang pernah saya lawan di semifinal tahun lalu. Tahun lalu saya kalah di tie break sama dia, dan semoga tahun ini bisa menang lawan dia. Semoga saja tahun ini saya bisa dapat medali emas,” ucapnya.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved