Dua Wanita Muda Asal Belanda Nekat Bawa Kokain Senilai Rp 3,6 Miliar, Petugas Curiga Gara-gara ini

Dua Wanita Muda Asal Belanda Nekat Bawa Kokain Senilai Rp 3,6 Miliar, Petugas Curiga Gara-gara ini

Dua Wanita Muda Asal Belanda Nekat Bawa Kokain Senilai Rp 3,6 Miliar, Petugas Curiga Gara-gara ini
Istimewa
Ilustrasi serbuk kokain 

TRIBUN-BALI.COM, LONDON- Dua perempuan bersaudara asal Belanda ditahan oleh petugas Pasukan Perbatasan Perancis, setelah kedapatan membawa kokain yang dibungkus biskuit cokelat dan dimasukkan dalam minuman teh dingin.

Kedua perempuan tersebut, yang bernama Larissa (27) dan Dana Janmaat (24) kedapatan telah menyembunyikan hingga 2,5 kilogram narkoba kelas A senilai 200.000 poundsterling (sekitar Rp 3,6 miliar) yang disamarkan sebagai biskuit cokelat dan minuman teh.

Kedua perempuan itu diketahui melakukan perjalanan ke London dari Amsterdam dengan menggunakan bus yang berangkat pada 12 April lalu.

Saat hendak melintasi Perancis, petugas Pasukan Perbatasan yang curiga kemudian menghentikan keduanya dan bertanya alasan mereka membawa permen dalam jumlah yang tak biasa dalam tas mereka.

Salah satu perempuan itu, Dana, lantas menjawab bahwa dia sangat menyukai biskuit cokelat tersebut.

Namun petugas yang curiga menyadari bahwa barang bawaan keduanya tidak wajar, termasuk minuman teh dingin yang dalam keadaan beku.

Petugas akhirnya berinisiatif untuk melakukan pengujian terhadap biskuit dan mendapati kandungan kokain di dalam biskuit cokelat serta minuman teh dingin itu.

Keduanya lantas mengaku bersalah telah menyelundupkan kokain di hadapan persidangan, awal bulan ini.

Dan Jumat (31/5/2019), keduanya dijatuhi hukuman enam tahun penjara oleh pengadilan di Canterbury.

Keduanya pun dicurigai telah terlibat dengan kelompok kejahatan terorganisir.

"Kelompok kejahatan mengandalkan penyelundup seperti kedua bersaudari Janmaat itu untuk melaklukan pekerjaan kotor mereka mambawa kokain ke Inggris," ujar komandan cabang NCA, Matt Rivers, dikutip Metro.

"Tidak ada keraguan terhadap Larissa dan Dana bahwa mereka mengetahui apa yang mereka lakukan. Siapa pun yang membawa narkoba ke Inggris adalah penghubung dalam rantai kejahatan terorganisir," tambahnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dua Bersaudari Asal Belanda Selundupkan Kokain dalam Biskuit Cokelat"

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved