150 Siswa di Buleleng Ikut Lomba Nyastra Bali

Lomba dilaksanakan di lingkungan kantor Dinas Kebudayaan Buleleng digelar sebagai upaya untuk membangkitkan kecintaan anak-anak terhadap Bahasa Bali

150 Siswa di Buleleng Ikut Lomba Nyastra Bali
Tribun Bali/Ratu Ayu
Salah satu peserta mengikuti Lomba Nyurat Aksara Bali di atas lontar di lingkungan kantor Dinas Kebudayaan Buleleng, Jumat (31/5/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Dinas Kebudayaan Buleleng menggelar Lomba Nyastra Bali, Jumat (31/5/2019).

Lomba yang dilaksanakan di lingkungan kantor Dinas Kebudayaan Buleleng ini digelar sebagai upaya untuk membangkitkan kecintaan anak-anak terhadap Bahasa Bali.

Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng, Gede Komang mengatakan, Lomba Nyastra Bali ini akan rutin dilakukan setiap tahun.

Dengan kegiatan perdana ini, diharapkan menjadi pemantik bagi generasi muda agar lebih mencintai budaya sendiri.

Selain itu juga untuk menyaring bibit-bibit unggul dalam menghadapi PKB tingkat provinsi.

"Lomba ini merupakan implementasi dari Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang penggunaan Bahasa Bali dan Aksara Bali. Kami ingin memasyarakatkan kembali bahasa Bali dan aksara Bali sehingga bisa ajeg di lingkungan orang-orang Bali," katanya.

Gede Komang menambahkan, dalam Lomba Nyastra Bali ini ada tujuh kategori yang dilombakan yakni Lomba Pidarta Bahasa Bali, Nyatua Bahasa Bali, Nyurat Aksara Bali di lontar, Mengarang Cerpen Bahasa Bali, Puisi Bahasa Bali, Membaca Berita Bahasa Bali, serta Lomba Macecimpedan atau teka-teki versi Bali.

Lomba diikuti sebanyak 150 peserta dari tingkat SD, SMP hingga SMA se Kabupaten Buleleng.

"Nantinya para jawara dari masing-masing lomba ini akan dibina kembali oleh tim Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng untuk diadu kembali pada lomba di tingkat yang lebih tinggi," tutupnya. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved