Beri Waktu 14 Hari, Satpol PP Klungkung Ingatkan Pemilik Toko Gunakan Aksara Bali

Petugas Satpol PP Klungkung mengadakan sidak terkait Pergub No 79 tentang Busana Adat Bali, No 80 tentang Penggunaan Aksara dan Bahasa Bali

Beri Waktu 14 Hari, Satpol PP Klungkung Ingatkan Pemilik Toko Gunakan Aksara Bali
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Petugas Satpol PP mengadakan sidak terkait Pergub Bali di di Komplek Pertokoan Klungkung, Jalan Diponegoro, Semarapura, Klungkung, Jumat (31/5/2019), sekitar pukul 09.00 Wita. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Ni Luh Yuliantari (30) sedang melayani pembeli ketika tiba-tiba disambangi oleh petugas Satpol PP Klungkung di Komplek Pertokoan Klungkung, Jalan Diponegoro, Semarapura, Klungkung, Jumat (31/5/2019), sekitar pukul 09.00 Wita.

Pegawai toko sepatu dan sandal tersebut mendapat teguran karena tempatnya bekerja tidak kunjung menambahkan tulisan beraksara Bali pada papan nama toko.

Saat itu Kasatpol PP Klungkung, I Putu Suarta langsung turun tangan.

Pejabat asal Lingkungan Pegending tersebut menegaskan bahwa setiap toko di Klungkung saat ini harus menerapkan Pergub No 79 tentang Busana Adat Bali, No 80 tentang Penggunaan Aksara dan Bahasa Bali dan 97 tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik Sekali Pakai.

"Saya tidak tahu kalau harus menambahkan aksara Bali pada papan nama toko. Saya kira hanya tidak menyediakan kantong plastik. Untuk aturan tidak menyediakan kantong plastik, itu sudah kami terapkan,"  ujar Luh Yuliantini.

Ni Luh Yuliantini mengaku akan berkoordinasi dengan pemilik untuk menambahkan aksara Bali pada papan nama toko tersebut.

"Nanti akan saya infokan bos saya," jelasnya.

Satpol PP Klungkung, Jumat pagi (31/5/2019), juga menyambangi toko lainnya di seputaran kota Semarapura. Mereka mengingatkan pemilik toko untuk menegakkan Pergub Bali.

"Hari ini kami mengerahkan 30 personel, dibagi menjadi 4 regu untuk melakukan sidak ke sejumlah toko di seputaran kota Semarapura. Mengingatkan para pemilik toko untuk menerapkan Pergub No 79 tentang Busana Adat Bali, No 80 tentang Penggunaan Aksara dan Bahasa Bali dan 97 tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik Sekali Pakai," ujar Kasatpol PP dan Damkar Klungkung, I Putu Suarta.

Hasil dari sidak tersebut, hampir semua toko belum menerapkan Pergub. Belum ada satupun toko yang menyematkan aksara Bali pada papan nama toko.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved