Samsat di Denpasar Tetap Buka Saat Cuti Bersama, Kepala Bapenda Bali Sebut Pegawainya Ngayah

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali tetap memberikan layanan bagi masyarakat yang ingin membayar pajak kendaraannya atau samsat setiap hari kerja

Samsat di Denpasar Tetap Buka Saat Cuti Bersama, Kepala Bapenda Bali Sebut Pegawainya Ngayah
Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Kendaraan pelat luar Bali saat melakukan cek fisik di Kantor Samsat Bersama Kota Denpasar, Renon, Denpasar, Jumat (2/3). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali tetap memberikan layanan bagi masyarakat yang ingin membayar pajak kendaraannya atau samsat setiap hari kerja walaupun sudah memasuki cuti bersama libur Hari Raya Idul Fitri tahun 2019.

 
Hal itu disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali, I Made Santha saat ditemui usai mengikuti Upacara Hari Lahirnya Pancasila di Lapangan Renon Denpasar, Sabtu (1/6/2019).

 
Santha melanjutkan layanan akan tutup pada libur nasional Hari Raya Idul Fitri, yakni tanggal 5 dan 6 Juni 2019. Dan mengenai jam operasional kantor Samsat Provinsi Bali tetap normal seperti hari biasanya.

“Jadi kami untuk pelayanan Samsat sebagai layanan publik tetap buka, kecuali tanggal 5 dan 6 Juni saat tanggal merah Idul Fitri saja yang tutup,” kata Santha.

Dengan demikian, pada saat libur cuti bersama tanggal 3, 4, dan 7 Juni, masyarakat Bali tetap bisa melunasi kewajiban pajak kendaraan bermotornya.

Pihaknya mengaku sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait informasi tersebut.

 
"Hal ini juga sudah kami sosialisasikan jauh-jauh hari dan pengumuman sudah kami pasang di kantor samsat," ujarnya.

 
Santha menambahkan jika wajib pajak memasuki masa jatuh tempo pembayaran pajaknya pada 5 dan 6 Juni, maka mereka otomatis tidak dikenai denda administrasi.

 
“Kalau pas saat tanggal merah samsatnya mati, otomatis tidak terkena denda. Tapi mereka harus segera membayar saat hari kerja, harus sudah nyamsat,” ujar mantan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali itu.

 
Saat ditanyai mengenai hak pegawainya, apakah tidak mendapat bonus karena bekerja disaat hari cuti bersama, Santa menjawab hal itu sebagai bentuk ngayah.

"Meskipun pegawai kami tetap memberikan pelayanan saat cuti bersama, mereka tidak menerima bonus, itu murni ngayah (bekerja dengan ikhlas red)," tandasnya.

 
Sebelumnya Presiden RI, Joko Widodo telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) No. 13/2019 tentang Cuti Bersama Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019.

Melalui Keppres ini, telah ditetapkan 3, 4, dan 7 Juni 2019 sebagai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 H dan 24 Desember 2019 sebagai cuti bersama Hari Raya Natal.

Sehingga pada tahun 2019 ini terdapat empat hari cuti bersama. (*)

Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved