Taslim Ajak Diaspora Indonesia di Vatikan Optimalkan Kontribusi Demi Kemajuan Bangsa

Oleh karena itu perlu dipikirkan cars-cara yangg efektif untuk mengoptimalkan kontribusi para diaspora

Taslim Ajak Diaspora Indonesia di Vatikan Optimalkan Kontribusi Demi Kemajuan Bangsa
FOTO KIRIMAN HERMAWI TASLIM
Dari kiri ke kanan, anggota Dewan Kepausan bidang dialog antar umat beragama P Dr.Markus Solo, SVD, Dubes Indonesia untuk Tahta Suci Vatikan, Agus Sriyono dan Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Tri Agung Kristanto. 

Taslim Ajak Diaspora Indonesia di Vatikan Optimalkan Kontribusi Demi Kemajuan Bangsa

TRIBUN-BALI.COM, ROMA -- Kemajuan Indonesia sangat ditentukan oleh peran seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) termasuk kalangan diaspora.

Oleh karena itu perlu dipikirkan cars-cara yangg efektif untuk mengoptimalkan kontribusi para diaspora di mana pun berada.

Dengan mensinergikan seluruh potensi masyarakat niscaya Indonesia akan tampil sebagai salah satu kekuatan besar dunia di masa yangg akan datang.

Baca: Anda yang Baru Menikah, Perhatikan 6 Hal Ini Demi Tujuan Keuangan Bersama Pasangan

Baca: Ramalan Zodiak Minggu 2 Juni 2019, Gemini Butuh Keberanian Untuk Ungkapkan Kejujuran Hati

Demikian antara lain pernyataan Wakil Sekjen DPP Nasdem, Hermawi Fransiskus Taslim dalam acara dialog dengan 60-an WNI diaspora Vatikan di Roma, Sabtu 1 Juni 2019.

Diaspora Indonesia sebagian besar sedang menempuh pendidikan tingkat doktoral di berbagai universitas di Italis.

Dialog kebangsaan bertajuk "Membumikan Pancasila demi Kemajuan Indonesia" tersebut berlangsung di Collegio Dei Verbo Divino via Dei Verbiti Roma.

Hermawi Taslim (kiri) bersama Dubes Indonesia untuk Tahta Suci Vatikan, Agus Sriyono.
Hermawi Taslim (kiri) bersama Dubes Indonesia untuk Tahta Suci Vatikan, Agus Sriyono. (FOTO KIRIMAN HERMAWI TASLIM)

Pada bagian lain paparannya, Hermawi Taslim mengajak WNI diaspora senantiasa membangun keterlibatannya dalam hidup bermasyarakat.

"Terjunlah ke akar rumput agar Anda terhindar dari segala bentuk elitisme," ujar Taslim yang juga ketua Forum Komunikasi Alumi (Forkoma) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) tersebut.

Baca: Para Biarawati Ursulin di Vatikan Bangga Melihat Perempuan Seperti Menteri Susi

Baca: Datangi Vatikan, Presiden Turki Dan Paus Fransiskus Sepakat Tolak Yerusalem Jadi Ibu Kota Israel

Dubes Indonesia untuk Tahta Suci Vatikan, Agus Sriyono yang juga hadir pada kesempatan tersebut berpendapat bahwa salah satu tantangan Indonesia ke depan adalah bagaimana membuat demokrasi sebagai sikap hidup bersama.

"Dengan berpedoman pada Pancasila kita optimis dapat membangun sikap tersebut," ujar Agus.

Dialog kebangsaan tersebut diorganisir oleh oleh IRRIKA,sebuah organisasi tunggal rohaniwan-rohaniwati Indonesia yang berdomisili di Vatikan.

Dialog dihadiri sejumlah petinggi Vatikan di antaranya anggota Dewan Kepausan bidang dialog antar umat beragama P Dr.Markus Solo, SVD dan Superior Jendral Serikat Sabda Allah (SVD) P Dr. Budi Kleden ,SVD, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Tri Agung Kristanto dan Ketua Harian Ekayastra Umada (Semangat Satu Bangsa), Putut Prabantoro yang turut menjadi pembicara dalam dialog tersebut.

Demikian rilis yang diterima Tribun Bali dari Hermawi Taslim, Minggu (2/6/2019).

Penulis: DionDBPutra
Editor: DionDBPutra
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved